Rekonstruksi Kelainan Tulang Dada Bawaan

Tribunners, pernahkah Anda mendengar istilah Pectus Excavatum dan Pectus Carinatum atau Dada Burung, dimana kondisi tersebut adalah adanya kelainan tu

Penulis: Cipta Permana | Editor: bisnistribunjabar
Istimewa
Santosa Hospital Bandung Central 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tribunners, pernahkah Anda mendengar istilah Pectus Excavatum dan Pectus Carinatum atau Dada Burung, dimana kondisi tersebut adalah adanya kelainan tulang dada yang tumbuh secara tidak normal, baik cekung kedalam atau menonjol keluar.

Kondisi tersebut biasanya, tidak disertai keluhan, selain tampilan yang tidak normal. Namun pada beberapa beberapa kondisi kelainan yang berat, dapat disertai keluhan sesak nafas, karena adanya penyempitan di daerah rongga dada tempat jantung dan paru-paru, yang terjadi saat janin masih di dalam kandungan.

Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular di Santosa Hospital Bandung Central
dr. Euis Maryani, Sp.BTKV, Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular di Santosa Hospital Bandung Central.

Dokter Spesialis Bedah Toraks Kardiak dan Vaskular di Santosa Hospital Bandung Central, dr. Euis Maryani, Sp.BTKV menjelaskan, kelainan tulang dada bawaan dipengaruhi oleh faktor genetik, atau dapat juga dikarenakan pengaruh obat-obatan atau zat-zat yang dikonsumsi oleh ibu hamil, yang dapat menyebabkan kecacatan janin sejak di dalam kandungan.

"Kondisi kelainan tulang dada bawaan sebenarnya dapat terdeteksi melalui USG di akhir-akhir masa kandungan, tapi pada beberapa kasus, kondisi ini baru terlihat saat bayi sudah lahir, dan ada juga yang baru kentara saat anak beranjak dewasa.

Hal tersebut tergantung dari jenis berat atau ringan kondisi kelainan tulangnya," ujarnya saat ditemui di Santosa Hospital Bandung Central, Kota Bandung, Sabtu (17/9/2022).

dr. Euis menuturkan, gejala seseorang memiliki kelainan tulang dada bawaan, umumnya terlihat dari tampilan tubuh bagian dada yang tampak tidak normal, terutama pada pasien yang berperawakan kurus.

Pada kondisi pasien tersebut, akan terlihat jelas bahwa postur dadanya mencekung ke dalam, atau cembung seperti dada burung.

"Bila cekungan sangat dalam, kadang disertai keluhan sesak napas, karena adanya penyempitan nyata di daerah rongga dada yang ditempati organ jantung dan paru-paru," ucapnya.

Menurutnya, meski terkadang beberapa pasien yang memiliki kondisi kelainan tulang bawaan ini, tidak disertai dengan adanya keluhan.

Namun, kondisi ini dapat berdampak atau mempengaruhi kondisi psikologis seseorang, terutama jika dialami pada pasien anak, yang berpotensi menyebabkan anak minder dan berpengaruh pada self image anak.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved