Satpol PP Cianjur Cabut Bendera Partai dan Iklan Liar yang Ditancap di Pohon

Bendera parpol yang dipasang secara ilegal di pohon dicabut oleh Satpol PP Cianjur.

Dok Satpol PP Cianjur
Satpol PP Cianjur mencopot sejumlah alat peraga iklan liar dan bendera partai politik yang tertancap di pohon sepanjang jalan nasional. 

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Satpol PP Kabupaten Cianjur menertibkan alat peraga iklan liar termasuk bendera partai politik yang ditancap di pohon dengan paku di sepanjang jalan nasional Cianjur-Ciranjang-Haurwangi hingga Jembatan Citarum perbatasan Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (3/9/2022) malam.

Selain menggangu estetika, alat peraga dan bendera partai politik juga merusak pohon serta membahayakan pengendara jalan yang melintas.

Sebelumnya berbagai alat peraga liar termasuk bendera partai tertancap di sepanjang Jalan Raya Bandung-Cianjur tepatnya di wilayah Haurwangi, Ciranjang, Sukaluyu, dan Karangtengah.

Kepala Satpol PP Cianjur Hendri saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan pihaknya sudah menertibkan alat peraga iklan liar termasuk bendera partai politik yang tertancap.

"Iya sudah kami tertibkan," ujarnya, melalui sambungan WhatsApp, Minggu (4/9/2022).

Pemasangan iklan, spanduk atau bendera dan lain-lain memiliki peraturan tertulis di Perda DIY No.2/2017 tentang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang mengatur bahwa setiap orang dilarang mencoret-coret, menulis, melukis, atau memasang iklan di dinding, tembok, atau pohon atau di fasilitas umum.

Selain menggangu estetika, cara tersebut juga dapat merusak pohon serta membahayakan pengendara jalan yang melintas.

Dalam Perda tersebut, pemasangan iklan harus mendapat izin sesui aturan yang berlaku.

Dan di pasal 54 nomor 10, mengatakan bagi yang melanggar aturan pemasangan dapat dikenakan sanksi kurungan paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak Rp 50 juta.

Baca juga: Tak Ingin Spanduk dan Reklame Dicopot Satpol PP? ini yang Wajib Ditaati Sebelum Pasang di Sumedang

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved