Dibiayai Bank Dunia, Pembangunan TPST di KBB Senilai Rp 20 Miliar Ditunda Akibat Ditolak Warga

Rencana pembangunannya terus ditolak oleh warga karena TPST ini akan dibangun ditengah permukiman padat penduduk dan warga khawatir

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kampung Cikupa RW 15, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya ditunda karena pembangunannya terus ditolak warga. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Kampung Cikupa RW 15, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya ditunda karena pembangunannya terus ditolak warga.

Seperti diketahui proyek pembangunan TPST tersebut merupakan salah satu proyek nasional yang didanai oleh bank dunia (word bank) dengan anggaran Rp 20 miliar dan ditargetkan harus tuntas pada tahun Oktober 2022.

Tapi rencana pembangunannya terus ditolak oleh warga karena TPST ini akan dibangun ditengah permukiman padat penduduk dan warga khawatir akan menimbulkan bau busuk di lingkungan mereka.

Baca juga: Dibiayai Bank Dunia, Proyek TPST Senilai Rp 20 Miliar di Bandung Barat Ditolak Warga Karena Hal Ini

"Terpaksa harus ditunda sampai batas waktu yang belum ditentukan dan sampai ada keputusan lebih lanjut karena warga masih menolak," ujar staf pelaksana Bagian Kebersihan, pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, Herlangga di kantornya, Selasa (23/8/2022).

Ia mengatakan, pemerintah pusat mensyaratkan tanah yang akan dibangun TPST harus milik pemerintah daerah dan untuk di Kampung Cikupa merupakan lahan aset Pemda KBB dengan total luas lahan 3.670 meter persegi.

"Ini proyek pusat, jadi semua anggaran pembangunan dari bank dunia, sementara kita kewajibannya hanya menyediakan lahan saja," katanya.

Pihaknya memastikan, pembangunan TPST ini bukan dibatalkan namun ditunda hingga ada keputusan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.

Selain di Desa Cilame, kata dia, proyek TPST tersebut juga akan dibangunan di Desa Batujajar Timur, Kecamatan Batujajar, dan akan dibangun pada 2023.

"Kalau untuk TPST di Batujajar Timur sedang on progres, semoga saja tidak menemui kendala yang berarti, atau penolakan dari masyarakat," ucap Herlangga.

Baca juga: Warga Tak Mau Tahu Teknologi yang Dipakai di TPST Cikupa KBB, Akan Demo Kalau Tetap Dibangun

Untuk diketahui, proyek ini, bagian dari program Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities (ISWMP) yang tujuannya untuk peningkatan pengelolaan sampah di kota metropolitan, skala regional, dan DAS Citarum.

Untuk ditingkat pusat, ISWMP berada dibawah naungan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, sedangkan Di Jawa Barat dilaksanakan di 8 kabupaten/kota, satu di antaranya di Bandung Barat.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved