Kecelakaan Maut di Ciamis
Kecelakaan Maut di Ciamis yang Tewaskan 9 Orang, Sopir Mobil Pikap Jadi Tersangka Tapi Belum Ditahan
Ep pengemudi mobil pikap E 8393 VJ, yang mobilnya masuk jurang di tikungan “Warung Mbah Godek” Jalan Raya Cikijing-Sukamantri, Ciamis, jadi tersangka
Penulis: Andri M Dani | Editor: Darajat Arianto
Korban sempat terjepit stir dan kabin depan yang ringsek.
Evakuasi korban berlangsung dramatis. Warga dan petugas butuh waktu 3 jam untuk mengevakuasi korban yang terjepit setir dan kabin ringsek dengan kondisi mobil nungging, kabin depan berada di paling bawah.
Sementara itu, pihak Satlantas Polres Ciamis sudah memeriksa saksi korban, saksi lokasi kejadian (TKP) maupun saksi ahli.
Berkas perkaranya, menurut Kasat Lantas Polres Ciamis, AKP Asep Iman Hermawan segera diserahkan ke jaksa penuntut umum (JPU).
“Tersangka tidak ditahan, karena masih menjalani perawatan di Majalengka,” katanya.
Baca juga: Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Cianjur yang Tewaskan 6 Orang, Ini Kronologi Lengkapnya
Dari sejumlah keterangan diketahui bahwa mobil pikap yang dikemudikan Ep saat melewati jalur Jalan Raya Cikijing-Sukamantri memuat jumlah penumpang yang banyak atau kelebihan muatan.
Diduga akibat kelebihan muatan tersebut saat melewati jalan yang menurun dan belokan tajam, mobil tidak terkendali. Dan kelebihan muatan berdampak pada tidak optimalnya fungsi rem.

Saat kejadian, Senin (8/8/2022) pukul 08.00 mobil pikap tersebut membawa rombongan keluarga dari Desa Burujul Wetan Jating Wangi Majalengka untuk menghadiri syukuran sunatan di Dusun Rumah Lega Desa Kertamandala Panjalu.
Namun nahas yang terjadi, mobil yang mereka tumpangi terbang terjun masuk jurang di tikungan “Warung Mbah Godek” jalan raya Cikijing- Sukamantri Blok Werkit Dusun Cimara RT 51 RW 16 Desa Cibeureum Sukamantri Ciamis.
Baca juga: Kecelakaan Maut di Ciamis, Ini Dugaan Sementara Penyebab Mobil Pikap Masuk ke Jurang
Sebanyak 7 penumpang meninggal di lokasi kejadian. Jasad korban menumpuk di bagian bak belakang kabin, menumpuk terkurung terpal dan papan penyangga bak mobil pikap.
Sembilan korban ditangani di Puskesmas Sukamantri termasuk 7 jenazah korban meninggal dan 8 korban lainnya di rujuk ke RSUD Ciamis.
Di RSUD Ciamis hari Senin (8/8) itu juga korban meninggal bertambah satu orang.
Beberapa hari kemudian seorang korban lagi meninggal setelah seluruh korban selamat di pindah rawatkan ke Majalengka. Total ada 9 korban yang meningggal, semuanya masih punya hubungan keluarga. (*)