Sidang Habib Bahar

Dituntut 5 Tahun Penjara Karena Dituduh Sebarkan Berita Bohong, Habib Bahar Katakan Ini ke Jaksa

Pernyataan Habib Bahar kepada jaksa penuntut umum (JPU) itupun langsung disambut riuh oleh para pendukungnya yang hadir di ruang sidang. 

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Habib Bahar saat sidang tuntutan di PN Bandung, Kamis (28/7/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Habib Bahar bin Smith merespons tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan nada tinggi.

Dalam persidangan pada Kamis (28/7/2022), Habib Bahar dituntut 5 tahun penjara.

"Sekarang Anda mendakwa saya, Anda menuntut saya yang menyampaikan kebenaran. Kelak, Anda akan didakwa di akhirat," ujar Habib Bahar setelah mendengarkan tuntutan JPU di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Kamis. 

Pernyataan Habib Bahar kepada JPU itupun langsung disambut riuh oleh para pendukungnya yang hadir di ruang sidang

"Allahuakbar," teriak pendukung Bahar.

Baca juga: Pendukung Habib Bahar Teriak di Ruang Sidang, Sebut Tuntutan 5 Tahun Penjara Tak Adil, Hakim: Diam

Bahar kemudian mengatakan kepada JPU bahwa tuntutan jaksa kepada dirinya akan dibalas di akhirat. 

"Allah hakim paling adil," kata Habib Bahar.

JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar yang diketuai oleh Suharja menilai Bahar bersalah menyebarkan berita bohong hingga menimbulkan keonaran.

Didakwa menggunakan Pasal 14 ayat 1 UU nomor 1 tahun 1946 Jo Pasal 55 KUHPidana. 

Sebelum membacakan tuntutan, JPU pun sempat membacakan hal meringankan dan memberatkan.

"Hal yang memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan," ujar Suharja.

Baca juga: Habib Bahar Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini di PN Bandung, Soal Berita Hoaks, Pengacara: Santai Saja

Selain itu, jaksa juga menilai selama proses persidangan Habib Bahar tidak menunjukkan sikap merasa bersalah. 

"Terdakwa tidak merasa bersalah (akan perbuatannya)," katanya.

Hal yang meringankan dalam pertimbangan JPU adalah Habib Bahar merupakan tulang punggung keluarga. 

"Terdakwa memiliki tanggungan keluarga," ucapnya. 

Sebelumnya, JPU dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, menuntut Habib Bahar bin Smith dengan pidana kurungan penjara selama lima tahun.

"Menuntut terdakwa HB Assayid Bahar bin Ali bin Smith dengan pidana penjara selama 5 tahun," ujar JPU.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved