Anak Kiai Jombang Pelaku Kasus Rudapaksa Masih DPO, Diduga Dilindungi Pihak-pihak Tertentu

MSAT, anak kiai yang jadi pelaku kasus rudapaksa dilindungi oleh pihak-pihak tertentu sehingga selalu lolos dari polisi.

SHUTTERSTOCK
ilustrasi rudapaksa terhadap gadis. MSAT, anak kiai yang jadi pelaku kasus rudapaksa dilindungi oleh pihak-pihak tertentu sehingga selalu lolos dari polisi. 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Pelaku kasus rudapaksa  yang kini berstatus DPO, MSAT (46) hingga kini belum berhasil ditangkap.

Polda Jatim masih belum berhasil menangkap anak kiai Jombang, Jawa Timur, tersebut.

Diduga, MSAT dilindungi oleh pihak-pihak tertentu sehingga selalu lolos dari polisi.

Kasus ini pun menjadi sorotan PWNU Jawa TImur.

Baca juga: Besok, Mulai Sidang Kasus Rudapaksa dengan Tersangka Anak Kiai di Jombang

Wakil Ketua PWNU Jatim KH Abdul Salam Shohib buka suara.

Dirinya mengatakan, sebagai warga negara yang baik, siapapun harus taat pada hukum yang berlaku.

"Prinsipnya, sebagai warga negara yang baik , siapapun harus taat hukum," kata Gus Salam saat dikonfirmasi, Selasa (5/7/2022).

Menurutnya, semua pihak memang harus kooperatif dalam kaitan kasus ini.

"Aparat silakan melakukan tugasnya sesuai dengan prosedur yang berlaku," jelasnya menambahkan.

Proses pencarian anak kiai Jombang yang jadi DPO pencabulan, MSAT terus dilakukan polisi.

Bahkan, Polda Jatim juga sudah mengamankan 3 orang dalam aksi kejar-kejaran yang terjadi di kawasan Ploso, Jombang, Minggu (3/7/2022).

Saat itu, Polda Jatim dan Polres Jombang mengejar iring-iringan 3 mobil di Jombang. Oleh polisi, mereka diminta berhenti. Namun, mereka menolak.

Bahkan, satu di antara mobil tersebut hendak menabrak seorang polisi yang mengejarnya menggunakan motor.

Baca juga: Perjalanan Kasus Anak Kiai Jombang Sejak 2019, Massa Melindungi, Polisi Siap Jemput Paksa

Tim gabungan polisi akhirnya menghentikan mobil yang hendak menabrak anggotanya tersebut sehingga, dua mobil lainnya lolos.

Halaman
123
Sumber: TribunJatim.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved