Sudah 24 Tahun Rumahnya Tidak Teraliri Listrik, Warga Cilele Karawang Senang Dipasangi Listrik PLTS

Energi Milenial Indonesia Raya memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk 25 rumah di Dusun Cilele, Wanajaya, Teluk Jambe, Karawang

ISTIMEWA
Masyarakat Dusun Cilele, Desa Wanajaya, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, mendapat bantuan pemasangan listrik melalui PLTS, Selasa (24/4). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Energi Milenial Indonesia Raya (EMIR) memasang Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk 25 rumah di Dusun Cilele, Desa Wanajaya, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang, menjelang Idul Fitri 1443 H, Selasa (24/4).


Sejumlah rumah di desa tersebut diketahui belum merasakan penerangan hampir selama 24 tahun, meski berada tidak jauh dari Pusat Kawasan Industri terbesar di Indonesia.

Presiden EMIR, Khanif Nasukha, menyebutkan program tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan pemasangan 1.000 PLTS gratis untuk rumah tangga, sebagai upaya agar masyarakat di daerah terpencil juga bisa merasakan adanya aliran listrik.

"Apalagi yang bersumber dari energi bersih yang berkelanjutan. Target kita adalah masyarakat yang belum menikmati listrik di berbagai pelosok Indonesia. Dusun Cilele menjadi titik pertama program 1.000 PLTS atap gratis untuk masyarakat,” kata Khanif melalui ponsel, Kamis (28/4/2022).

Ia juga menyampaikan program 1.000 PLTS akan berkolaborasi secara aktif dengan pemerintah dan dunia usaha untuk mewujudkan Indonesia terang dengan energi terbarukan

Sebagaimana kegiatan ini bekerja sama dengan PT Migas Hulu Jabar ONWJ yang merupakan Perusahaan Perseroan Daerah (PPD), bergerak di bidang pengelolaan Participating Interest (PI) 10 persen di Wilayah Kerja Offshore-North West Java (WK ONWJ).

“Kontribusi kaum milenial dalam penggunaan energi baru terbarukan dinilai bisa mempercepat proses transisi energi di Indonesia. Dalam proses transisi energi ini, kaum milenial bisa memulainya dengan menggunakan energi secara bijak, ramah lingkungan, mudah dan bisa diakses semua, salah satunya PLTS ini,” lanjutnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan, Ridwan Kamil, mengatakan mendorong pemuda menangkap peluang dalam mewujudkan transisi energi bagi Indonesia.

“Peluang memanfaatkan energi baru terbarukan harus mulai dibangun mengingat ketersediaannya akan terus ada sepanjang masa selama masih ada matahari, angin, air, panas bumi, dan energi penggerak lainnya,” ujar Ridwan Kamil saat mengisi seminar Pelatihan Usaha Pemuda di Sektor Energi beberapa waktu lalu.

Masyarakat Desa Cilele pun merasakan kebahagiaan karena sudah bisa meninggalkan lampu teplok dengan bahan bakar minyak tanah atau solar sebagai fasilitas penerangan sehari-hari.

“Terima kasih banyak untuk EMIR yang telah memberikan bantuan penerangan listrik, anak saya bisa belajar dengan nyaman, matanya enggak sakit kena asap teplok, alhamdulillah,” tutur salah satu warga, Siti. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved