Guru Rudapaksa Santri

Pendapat Aa Gym tentang Kasus Rudapaksa Santriwati oleh Herry Wirawan: Kurang Adil Jika . . .

Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar turut berkomentar tentang kasus Herry Wirawan (36), terdakwa yang melakukan rudapaksa terhadap 13 santriwatinya.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Aa Gym bersama Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo, di Kantor Kanwil Kemenkumham, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (7/1/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dai kondang KH Abdullah Gymnastiar turut berkomentar tentang kasus Herry Wirawan (36), terdakwa yang melakukan rudapaksa terhadap 13 santriwatinya.

Dai yang akrab disapa Aa Gym ini mengatakan, kurang adil jika masyarakat menilai negatif terhadap lembaga pendidikan keagamaan atau pesantren hanya dari kasus Herry Wirawan.

"Di Indonesia pesantren sangat banyak dan yang melakukan kebaikan sangat banyak. Menjadi kurang adil kalau satu-dua yang melakukan kurang baik ini menilai buruk terhadap pesantren," ujar Aa Gym saat ditemui di Kantor Kanwil Kemenkumham, Jalan Jakarta, Kota Bandung, Jumat (6/1/2022).

Baca juga: Guru Bejat Herry Wirawan Menuai Badai: Para Korban Minta Ganti Rugi, Ucapan Pelaku Berbelit-belit

Aa Gym pun turut mengecam perbuatan keji yang dilakukan Herry Wirawan.

"Namun, benar-benar perbuatan hina ini tidak boleh terjadi, apalagi di lembaga yang mengajarkan akhlak."

"Mudah-mudahan ini menjadi peringatan bagi siapa pun agar jangan sampai mengkhianati amanah," katanya.

Bagi dia, Herry Wirawan adalah oknum yang tidak paham tentang Islam.

"Kalau ada oknum seperti itu, dia tidak mengerti sama sekali ajaran Islam karena yang paham akan terbukti dari akhlaknya," katanya.

Kasus dilakukan oleh Herry, kata dia, harus menjadi peringatan bagi semua lembaga pendidikan agar tidak terulang lagi.

"Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dan tidak terjadi lagi keburukan di lembaga mana pun," ucapnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Sudjonggo, menambahkan, saat ini Herry Wirawan masih ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru Bandung.

Baca juga: Guru Bejat Herry Wirawan akan Dituntut Pekan Depan, Hari Ini Jalani Sidang Ke-13, Ada Saksi LPSK

Selama berada di rutan, kata dia, Herry diperlakukan sama dengan napi lainnya dan tidak ada yang dibedakan.

"Yang bersangkutan tidak ada hal yang istimewa dalam perlakuan di dalam rutan, sama rata seperti napi-napi lainnya."

"Kondisinya sehat, perilakunya dalam rutan biasa-biasa saja dan normal seperti napi lainnya," ujar Sudjonggo. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved