Kisah TKW Indramayu Jadi PSK di Arab, Termakan Bujukan dan Dijebak, Minta Tolong tapi Enggan Pulang

Ia terjebak dan dijual oleh oknum yang mempekerjakannya menjadi PSK. Menurut pengakuan PMI yang bersangkutan, ia dijual oleh mucikari asal India.

Ilustrasi 

Hanya saja, walau meminta bantuan kepada SBMI, kata Juwarih, PMI itu enggan dipulangkan ke Indonesia.

Selain itu, ia juga tidak mau jika keluarganya tahu persoalan yang dihadapinya karena malu.

Hal ini yang menjadi kendala karena diluar kewenangan SBMI untuk memberikan bantuan advokasi.

Adapun keinginan dari PMI tersebut, kata Juwarih hanya ingin bebas dari jeratan mucikari dan ingin mencari majikan lainnya untuk bekerja sebagaimana umumnya, tidak untuk pulang ke tanah air.

"Pengen keluar Dari kerjaan pelacur aja bpa, mohon jangan sampai keluarga tahu," tulis PMI tersebut.

Dalam hal ini, laporan soal kasus tersebut diketahui sudah dicabut dan tidak diteruskan. Para PMI itu beruntung sudah bisa lepas dari mucikari yang mempekerjakannya.

Alasan laporan itu dicabut, kata Juwarih, karena PMI tersebut tidak ingin dahulu dipulangkan ke tanah air.

"Dia hanya ingin keluar dari lingkungan mucikarinya saja, tapi gak mau pulang ke Indonesia karena kalau pulang gak sukses dia malu, setelah lepas dari mucikari PMI tersebut sekarang bekerja normal sebagaimana umumnya," ujar dia.

Kasus TKW Indramayu diperjakan sebagai PSK

Kasus pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKW yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK) di luar negeri kembali terungkap.

Sepanjang tahun 2021 ini, ada lima TKW yang menjadi korban.

Tiga di antaranya berasal dari Kabupaten Indramayu dan masing-masing satu TKW berasal dari Sukabumi dan Karawang.

Baca juga: TKW Asal Indramayu Curhat Jadi Pekerja Seks di Dubai, Tak Mau Pulang Tapi Hanya 1 Permintaannya

Kejadian itu terungkap dari laporan salah satu suami dari TKW tersebut kepada Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.

"Mereka dipekerjakan sebagai PSK di Abu Dhabi Uni Emirat Arab," ujar Ketua SBMI Cabang Indramayu, Juwarih, kepada Tribuncirebon.com, Minggu (21/11/2021).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved