Breaking News:

Akan Terapkan PPKM Level 3, Jabar Siapkan Operasi Penegakan Hukum

Jabar akan mengikuti aturan dari pemerintah pusat, sehingga momentum angka kasus yang sedang landai bisa terus dipertahankan.

Istimewa/ Dok Humas Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menjadi pembicara Road to Indonesia Digital Conference (IDC) 2021 secara virtual, Selasa (16/11/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Divisi Komunikasi Publik, Perubahan Perilaku, dan Penegakan Aturan pada Satgas Penanganan Covid-19 Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, mengatakan sudah menyiapkan strategi penegakan hukum protokol kesehatan dan PPKM Level 3 di Jawa Barat.

"Kita sudah siapkan Ops Gakkum Prokes (Operasi Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan) di Ruang Publik dan wilayah perbatasan antarprovinsi," katanya melalui ponsel, Minggu (21/11/2021).

Mengenai teknisnya, ia menyatakan akan mengikuti petunjuk pemerintah pusat melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat LIBUR Akhir Tahun PPKM Level 3 di Semua Daerah, Apa Boleh Mudik?

"Kita ikuti petunjuk pusat lewat Inmendagri yang akan diterbitkan tanggal 29 November," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jabar akan mengikuti aturan dari pemerintah pusat, sehingga momentum angka kasus yang sedang landai bisa terus dipertahankan.

"Jika itu keputusan dari pemerintah pusat saya kira kita akan menyesuaikan sehingga jumlah kerumunan, jumlah kegiatan selama nataru itu bisa kita kendalikan lebih baik," kata Ridwan Kamil.

Menurut Ridwan Kamil, pandemi Covid-19 masih belum berakhir. Meski saat ini, angka kasus dan keterisian tempat tidur di rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) sudah mulai melandai.

"Yang penting Covid-19 yang sekarang sudah turun dan harus terus kita pertahankan. Jangan sampai kita euforia sehingga naik lagi di akhir tahun," jelas pria yang kerap disapa Kang Emil ini.

Namun seluruh pihak harus tetap waspada dan disiplin menjalankan protokol kesehatan. Karena menurutnya, dalam mengendalikan Covid-19 tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja.

"Covid-19 mengajarkan tidak bisa hanya dikendalikan oleh satu daerah, tapi harus lintas daerah dan bersama-sama," jelas Kang Emil.

Baca juga: Seluruh Wilayah di Tanah Air Akan Perketat PPKM selama Nataru, Menko PMK: Berkaca dari Eropa

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved