Breaking News:

Penemuan Mayat di Subang

Fakta Baru Klarifikasi Pengakuan Danu yang Diminta Membantu Polisi di TKP Kini Didalami Polda Jabar

Fakta baru setelah terlontar pengakuan Danu diminta membantu polisi di TKP, Kedes Jalan Cagak, Indra Zainal ungkap klarifikasi, Polda Jabar dalami

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Widia Lestari
Tribun Jabar/Dwiky Maulana Vellayati
Muhammad Ramdanu (21) salah seorang saksi yang sempat disebut memiliki akses keluar-masuk dari rumah korban prampasan nyawa di Subang. 

TRIBUNJABAR.ID - Kasus perampasan nyawa Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23) masih bergulir.

Dari 55 saksi, empat di antaranya diperiksa secara intens di antaranya Yosef, istri mudanya Mimin Mintarsih. Kemudian anak tertua korban, Yoris dan keponakan korban, Danu.

Setelah hampir dua bulan penuh para saksi dimintai keterangannya, beberapa fakta baru muncul pengakuan saksi tersebut.

Satu di antaranya datang dari Muhammad Ramdanu atau akrab disapa Danu yang secara blak-blakan mengaku dirinya diminta membantu polisi di TKP.

Baca juga: Danu Blak-blakan Tak Nyaman Pergi Keluar, Trauma Dipandang Sinis Sempat Tertuduh dalam Kasus Subang

Lewat kanal Youtube Misteri Mbak Suci pada (12/10/2021), Danu mengungkap pengakuan dirinya sempat membantu polisi sehari setelah kejadian pada 19 Agustus 2021.

Danu mengungkapkan, mengaku membantu polisi mulai dari memasang lampu di TKP hingga menguras kamar mandi TKP.

Dari pengakuan yang selama ini tak terungkap tersebut, warganet pun menilai aksi Danu membantu polisi itu pun dinilai berisiko.

Di sisi lain, pengakuan Danu yang dianggap baru tersebut harus dikonfirmasi kepada pihak kepolisian.

Kini, fakta baru setelah terlontar pengakuan Danu itu, Kepala Desa Jalan Cagak, Indra Zainal buka suara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved