Demo di Jawa Barat

Ojol di Sukabumi Akan Kepung Polres, Aksi Solidaritas Atas Meninggalnya Affan yang Dilindas Rantis

Aksi solidaritas reaksioner ojek online (ojol) mulai bergerak di setiap daerah, pasca-meninggalnya Affan Kurniawan.

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
UNJUK RASA - Foto ilustrasi saat massa ojol berkumpul aksi unjuk rasa di Kota Sukabumi, 20 Mei 2025. Massa ojol dijadwalkan akan berunjuk rasa di Polres Sukabumi Kota, Jumat (29/8/2025) siang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Dian Herdiansyah. 

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Aksi solidaritas reaksioner ojek online (ojol) mulai bergerak di setiap daerah, pasca-meninggalnya Affan Kurniawan. Affan kehilangan nyawa karena dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob saat membubarkan massa aksi unjuk rasa di Jakarta, Kamis (28/8/2025) malam.

Moh. Umar (30) warga Sukabumi, Jawa Barat, juga menjadi korban walau tidak bernasib seperti Affan.

Melihat peristiwa tak manusiawi yang menimpa ojol membuat warga marah, termasuk komunitas ojol di Sukabumi

Mereka direncanakan akan menggela unjuk rasa di Polres Sukabumi Kota, Jumat (29/08/2025) pukul 13.00 WIB. 

Koordinator aksi, Hendra Mulyadi, mengungkapkan, pihaknya mengencam aksi tak manusiawi brutalnya anggota Brimob yang melindas kawan satu profesinya. 

Baca juga: Pramono Anung Datangi Rumah Affan, Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis

"Kami mengecam keras tindakan brutal aparat. Termasuk ada warga Sukabumi yang menjadi korban," ujar Hendra, Jumat.

Mereka juga menuntut kepada pelaku agar diberikan sanksi tegas dan hukuman setimpal. 

"Kami mendesak polisi untuk menindak pelaku kekerasan dan penabrakan terhadap driver ojol, serta meminta transparansi kepada publik dan tanggung jawab penuh kepada para korban," tegas Hendra.

Baca juga: Nasib Nahas Affan Driver Ojol, Tewas Setelah Ditabrak Rantis Brimob Ketika Terjebak Massa Demo

Dia menekankan agar kapolri turut bertanggung jawab. "Dan dilakukan evaluasi kembali SOP kepolisian, terutama dalam penanganan dan pengendalian massa," ucap dia. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved