Penemuan Mayat di Subang
Fakta-fakta Kejanggalan dalam Kasus Subang yang Tak Diekspos Polisi, Termasuk Hasil Autopsi Ulang
Selama kasus Subang itu ditangani tim penyidik, sejumlah temuan polisi di TKP dan fakta-fakta kejanggalan muncul dari kasus Subang
Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Hermawan Aksan
Yosef memberikan kesaksian, sebelum malam pembunuhan, dirinya berada di rumah istri muda.
Pagi hari Yoris ke rumah Tuti mengendarai sepeda motor Scoopy. Ia mengaku tak menggunakan mobil karena tidak bisa menyetir.
Saat tiba di rumah Tuti, Yosef terkejut mendapati rumah istri pertamanya itu dalam keadaan berantakan.

Baca juga: Kronologi Tuti dan Amalia Sebelum Ditemukan Versi Uwak Yeti, Kasus Subang Awalnya Disebut Perampokan
Ia juga mengaku pada awalnya tak mengetahui jasad istri dan anaknya berada di dalam bagasi.
Dari pengakuan Yosef, hanya Tuti satu-satunya pemegang kunci rumah.
Yosef juga sempat mengatakan ada kerabatnya yang punya akses masuk ke dalam rumah itu hingga mengarah kepada Danu.
Danu yang juga menjadi saksi itu pun sempat membantah pernyataan Yosef tersebut.
Danu yang masih berkerabat itu mengaku ia bisa masuk ke rumah hanya jika diizinkan dan diperlukan.
Kendati begitu keterangan dikonfrontir dengan keterangan saksi lainnya, yakni Yoris, anak tertua dari Yosef dan korban Tuti.
Dari pengakuan Yoris, kunci rumah diletakkan di tempat rahasia, hanya beberapa keluarga yang mengetahui.
Jasad korban Dimandikan
Masih dari temuan polisi di TKP, kejanggalan juga ada pada jasad kedua korban yang dalam keadaan telanjang.
Saat ditemukan dalam bagasi mobil, Tuti dan Amalia sudah tak bernyawa dan ditemukan menumpuk.
Dari jejak di TKP, diduga jasad korban dimandikan terlebih dahulu hingga diseret dari pintu belakang ke garasi.
Karena hal tersebut, polisi pun mendalami tujuan pelaku rajapati tersebut melakuan tindakan tersebut.