Breaking News:

Ramai Soal Kartu Keluarga untuk Pasangan Nikah Siri, Daerah Ini Ternyata Sudah Lama Terbitkan KK Ini

Disdukcapil Kabupaten Bandung Baratternyata sudah lama menerbitkan Kartu Keluarga (KK) bagi pasangan suami istri yang hanya nikah siri

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Siti Fatimah
dok Kompas
Ilustrasi nikah siri 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Barat (KBB) ternyata sudah lama menerbitkan Kartu Keluarga (KK) bagi pasangan suami istri (pasutri) yang hanya nikah siri.

Penerbitan KK bagi pasutri yang nikah siri tersebut sesuai dengan aturan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) karena setiap penduduk Indonesia wajib terdata dalam KK.

Kepala Disdukcapil KBB, Hendra Trismayadi mengatakan, terkait penerbitan KK bagi pasangan yang nikah siri itu sebetulnya bukan   hal baru, karena sejak dulu pihaknya sudah mengikuti kebijakan dari Ditjen Dukcapil Kemendagri.

Baca juga: Headline Tribun Jabar, Pasangan Nikah Siri Bisa Punya Kartu Keluarga, Komnas Perempuan Kritik

"Sudah bisa dari dulu dan aturannya juga dari pusat, cuma baru ramai sekarang. Padahal, sudah sesuai dengan undang-undang perkawinan," ujarnya saat dihubungi, Minggu (10/10/2021).

Hanya saja, kata Hendra, pencatatan perkawinan di KK bagi pasangan yang nikah siri itu sedikit berbeda dengan pasangan yang nikah secara sah karena pernikahan mereka tidak tercatat negara akibat tidak ada buku nikah.

"Jadi untuk pasangan nikah siri, tetap bisa dibuatkan KK dengan status perkawinannya, kawin belum tercatat. Kita buatkan KK itu supaya ada perlindungan hukum buat anaknya," kata Hendra.

Baca juga: Polisi Sidak E-Warung di Indramayu, Cegah Penyimpangan Bansos Melalui Kartu Keluarga Sejahtera

Kendati demikian, kata Hendra, pihaknya tidak sembarangan dalam menerbitkan KK bagi pasangan yang nikah siri itu karena pasangan tersebut harus sudah memenuhi persyaratan yang diharuskan.

Hendra mengatakan, syarat agar pasangan nikah siri itu bisa memiliki KK, di antaranya mereka harus mengisi F-1, Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) perkawinan belum tercatat yang sudah ditandatangani oleh kedua belah pihak, dan lain-lain.

"Tentunya KK bagi yang nikah siri itu bisa diterbitkan setelah mereka memenuhi persyaratan yang diharuskan," ucapnya.

Jika semua syarat yang diharuskan dipenuhi, pihaknya bakal tetap memberikan pelayanan dalam menerbitkan KK bagi pasangan yang hanya nikah siri tersebut.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved