Breaking News:

Headline Tribun Jabar

Headline Tribun Jabar, Pasangan Nikah Siri Bisa Punya Kartu Keluarga, Komnas Perempuan Kritik

Headline Tribun Jabar, hari ini, menyajikan liputan khusus pasangan nikah siri bisa memiliki kartu keluarga.

Tribun Jabar
Tribun Jabar Edisi Cetak 

Headline Tribun Jabar, hari ini, menyajikan liputan khusus pasangan nikah siri bisa memiliki kartu keluarga.

Pasangan yang menikah secara siri di dalam KK akan tercatat sebagai nikah belum tercatat.

Ikuti headline Tribun Jabar selangkapnya di bawah ini.

Tribun Jabar Edisi Cetak
Tribun Jabar Edisi Cetak (Tribun Jabar)

JAKARTA, TRIBUN - Pasangan yang menikah secara siri kini diperbolehkan memiliki kartu keluarga (KK). Untuk mendapatkan KK pasangan nikah siri cukup membawa surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM) kebenaran pasangan suami istri diketahui dua orang saksi.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan semua penduduk wajib terdata di kartu keluarga(KK) termasuk mereka yang menikah siri.

"Saya beri tahu, semua penduduk wajib terdata di dalam kartu keluarga. Nah, bagi yang nikah siri bisa dimasukkan dalam satu KK," kata Zudan dalam pernyataan dalam bentuk video, Jumat (8/10).

Nantinya, lanjut, Zudan, pasangan yang menikah secara siri di dalam KK akan tercatat sebagai nikah belum tercatat. "Itu artinya nikah siri," kata Zudan.

Dalam Pasal 1 UU Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 disebutkan bahwa perkawinan merupakan ikatan lahir dan batin antara seorang pria dengan seorang wanita untuk membentuk rumah tangga yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Adapun sahnya perkawinan tertulis dalam Pasal 2 Ayat (1) yang berbunyi sebagai berikut: “Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agamanya dan kepercayaannya itu”

Ini berarti, sepanjang pernikahan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan agama yang dianutnya, pernikahan tersebut dianggap sah secara hukum, baik pernikahan tersebut dilaksanakan di hadapan petugas yang ditunjuk oleh undang undang maupun tidak (siri atau di bawah tangan).

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, menyebut pasangan nikah siri yang bisa memiliki KK adalah pasangan yang sudah tercatat di kantor urusan agama (KUA). Karenanya, kata Anwa, bagi pasangan yang sudah selesai menikah siri agar segera melapor ke KUA agar dicatat untuk kemudian bisa mendapatkan KK.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved