Polisi Sidak E-Warung di Indramayu, Cegah Penyimpangan Bansos Melalui Kartu Keluarga Sejahtera

Penyaluran bantuan sosial (Bansos) terus didistribusikan pemerintah kepada warga terdampak Covid-19 di masa PPKM.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Darajat Arianto
Dok. Polsek Losarang
Polisi saat sidak E-warung di wilayah Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, Selasa (7/9/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Penyaluran bantuan sosial (Bansos) terus didistribusikan pemerintah kepada warga terdampak Covid-19 di masa PPKM.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan pribadi.

Di Kabupaten Indramayu, polisi terus melakukan sidak ke sejumlah E-Warung. Sidak itu juga didampingi pihak TNI serta unsur pemerintah kecamatan dan desa.

Seperti yang terlihat di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP M Lukman Syarif melalui Kapolsek Losarang, Kompol Mashudi mengatakan, sidak ini untuk mengantisipasi adanya upaya penyimpangan beras dalam proses penyaluran bansos.

Sedikitnya ada 2 E-Warung yang disidak, masing-masing di Desa Jangga dan Desa Pegagan.

"Sidak E-Warung ini untuk memastikan kesiapan dan kualitas sembako dan cegah penyimpangan bansos melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Selasa (7/9/2021).

Dalam sidak itu, petugas memeriksa kondisi sembako mulai dari beras, daging ayam, telur, tahu, dan lain sebagainya.

Termasuk mengecek alat ukur timbangan yang digunakan pemilik E-Warung dalam melayani belanja masyarakat menggunakan KKS.

Menurut Kapolsek, dalam penyaluran Bansos menggunakan KKS ini sudah cukup baik. 

Namun, ia mengimbau agar penyalurannya, setiap pemilik E-Warung untuk menjaga kualitas sembako sesuai ketentuan.

Tidak hanya itu, Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat pemegang kartu KKS untuk tidak diberikan kartu itu kepada siapapun.

Saat belanja pun, masyarakat diminta untuk belanja langsung dan tidak dikompulir kepada siapapun.

Jika ada oknum yang meminta KKS dengan dalih atau alasan apapun untuk dilaporkan ke polisi.

"Kepala penerima Bansos Kartu KKS juga disarankan agar vaksin dulu bagi yang belum," ujar dia. (*)

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved