Breaking News:

Sandiaga Sebut Revenge Tourism Sudah Terlihat di Pangandaran dan Kawasan Puncak, Ini Antisipasinya

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno menyebutkan, revenge tourism atau fenomena banyaknya masyarakat yang ingin segera berwisata

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/HILMAN KAMALUDIN
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno saat berkunjung ke Dusun Bambu, Kamis (9/9/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno menyebutkan, revenge tourism atau fenomena banyaknya masyarakat yang ingin segera berwisata karena sudah jenuh dengan kondisi saat ini sudah terjadi di Jawa Barat.

Sandiaga mengatakan, revenge tourism tersebut sudah terjadi di objek wisata Pantai Pangandaran dan Kawasan Puncak Bogor, sehingga hal ini harus diantisipasi agar tidak terjadi di objek wisata yang ada daerah lain.

"Sudah terlihat revenge tourism di Pantai Pangandaran dan Kawasan Puncak, mungkin juga di Bandung Barat. Ini butuh kerjasama, baik pengelola maupun para pengunjung juga," ujarnya saat berkunjung ke Dusun Bambu, Kamis (9/9/2021) malam.

Untuk antisipasi fenomena ini, Sandiaga meminta masyarakat harus turut serta untuk melakukan pengawasan karena pemerintah tidak akan mampu menekan penyebaran Covid-19 sendiri tanpa adanya kerjasama dan gotong royong.

"Harapan kami dengan aplikasi PeduliLindungi, kami bisa saring dengan klasifikasi warna. Misalnya yang (zona) hijau dan kuning diperbolehkan berkegiatan, tapi untuk merah dan hitam harus kami indentifikasi dan diarahkan ke isolasi terpusat," kata Sandiaga.

Terkait hal ini, pihaknya membutuhkan dukungan dari media karena nantinya bisa membantu untuk melakukan pengawasan terkait fenomena revenge tourism ini.

"Itu sangat membantu kerja pemerintah, dalam pengawasan dan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat pelaku Ekraf, Pariwisata untuk mematuhi protokol kesehatan," ucapnya.

Sebelumnya, pemerintah juga akan melakukan ujicoba dulu pembukaan 20 objek wisata di daerah yang menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 di Pulau Jawa, termasuk yang ada di Jawa Barat.

Hal tersebut sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 39 tahun 2021 tentang PPKM Level 4, Level 3, Level 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali yang ditandatangani oleh Mendagri Tito Karnavian pada 6 September 2021 lalu.

"Dimulai dari 20 lokasi, dan akan terus dievaluasi. Harapannya, tentu kita akan sosialisasi pada masyarakat dan akan kita pantau," ujar Sandiaga. (*)

Baca juga: Sandiaga Uno Langsung Diburu Emak-emak Untuk Selfie saat ke BIJB Majalengka

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved