Minggu, 3 Mei 2026

21 Gejala yang Mungkin Dialami Orang yang Sudah 2 Kali Divaksin Covid-19, Diare sampai Sakit Kepala

Daftar 21 kemungkinan gejala Covid-19 bagi yang sudah dua kali divaksin:

Tayang:
Editor: Ravianto
Kolase Tribun Jabar/Pixabay.com
ilustrasi batuk karena virus corona. Meski sudah dua kali divaksin, seseorang masih bisa tertular virus corona. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Virus Corona bisa menyerang siapa saja, bahkan mereka yang sudah mendapat vaksinasi dua kali.

Karena itu disiplin menjaga protokol kesehatan menjadi hal yang wajib dilakukan agar terhindar dari penularan Covid-19.

Mereka yang sudah vaksin covid-19 dua kali bila terpapar akan mengalami sejumlah gejala.

Apakah gejalanya sama dengan mereka yang tak pernah atau belum pernah divaksinasi?

Berikut penjelasan serta gejala orang terpapar Covid-19 yang sudah dua kali mendapat vaksinasi.

Vaksin Covid-19 memang tidak 100 persen menjamin seseorang terhindari dari infeksi virus corona.

Namun manfaat vaksin adalah mencegah seseorang mengalami kondisi sakit yang parah, hingga meninggal dunia.

Karena itu, meskipun telah mendapatkan dua kali suntkan vaksin Covid-19, tetap disarankan menjaga protokol kesehatan.

Anjuran tetap menjaga protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan memang beralasan.

Hal itu mengingat kondisi pandemi yang belum benar-benar terkendali.

21 gejala Covid-19 Mengutip Mirror (14/8/2021), petugas medis telah memperingatkan mereka yang telah dua kali disuntik vaksin masih dapat mengalami 21 gejala Covid-19.

Aplikasi ZOE Covid 19 terbaru di Inggris menunjukkan tanda dan gejala yang masih dialami orang Inggris yang disuntik dua kali dosis vaksin atau divaksinasi penuh.

Pengguna melaporkan gejala yang mereka alami ke dalam aplikasi, sehingga para ilmuwan dapat melacak gejala yang paling umum.

Profesor Tim Spector, dari penelitian tersebut, mengatakan sebagian besar gejala tidak ada dalam daftar resmi NHS Covid.

Daftar gejala resmi Inggris hanya termasuk demam, batuk, dan kehilangan indra perasa atau penciuman. Siapa pun dengan satu atau lebih gejala bisa lebih mungkin untuk dites positif.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved