Breaking News:

Covid 19 di Purwakarta

Kabar Baik, di Purwakarta Kini Ada Dua Kecamatan Zona Hijau, Tak Ada Satu Pun Warga Positif Covid-19

Kini di Purwakarta ada dua kecamatan yang berstatus zona hijau. Tak ada satu pun warganya yang positif corona.

Tribun Jabar
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada saat menggelar acara evaluasi penanganan Covid-19 di Pendopo Kabupaten Purwakarta, Senin (21/6/2021). Pekan ini ada dua kecamatan yang masuk zona hijau. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dua Kecamatan yang berada di Kabupaten Purwakarta saat ini sudah berada di zona hijau yang artinya tidak ada warganya terkonfirnasi Covid-19.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengetakan, dua Kecamatan yang saat ini berada di zona hijau tersebut yaitu Kecamatan Sukasari serta Kecamatan Maniis.

"Betul, per hari ini kami ada dua kecamatan yang zona hijau yang artinya zero atau tidak afa terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu Kecamatan Sukasari sama Kecamatan Maniis per tanggal 13 Juli 2021," kata Anne setelah selesai menggelar evaluasi mingguan bersama seluruh kecamatan di Aula Janaka, Lingkungan Pemkab Purwakarta, Rabu (14/7/2021).

Menurut Anne ini merupakan kabar baik karena adanya progres untuk menangani penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purwakarta.

Namun pihaknya terus melakukan tracking yang maksimal agar du kecamatan zona hijau itu tetap bertahan dan tidak kembali adanya warga yang positif.

"Kami sangat senang mudah-mudahan itu bisa dipertahankan, walaupun begitu menjadi PR karena bisa jadi proses tracking belum maksimal," ujarnya.

Anne mengatakan, memang dalam proses tracking tersebut dijalankan oleh pihak tenaga kesehatan.

Namun saat ini para nakes sendiri sedang fokus menjalankan vaksinasi Covid -19.

Oleh sebab itu, Anne akan membentuk kelompok tracer yang akan dilakukan oleh beberapa relawan agar proses tracking berjalan dengan baik serta dapat mempertahankan wilayah yang berada di zona hijau tersebut agar tidak ada warganya yang kembali terkonfirmasi positif Covid-19.

"Saya akan fokuskan akan dibentuk kelompok tracer dari relawan yang entah itu dari posyandu, kader PKK, maupun dari masyarakat yang lainnya seperti dari kelompok kepemudaan. Tapi akan kita latih selama dua hari untuk turut membantu dalam menangani kasus Covid-19 ini," ucapnya.

Baca juga: Wacana Perpanjangan PPKM Darurat hingga Agustus, Pemkab Purwakarta Memilih Fokus Selesaikan Ini Dulu

Baca juga: Viral Pedagang Hamil Menangis Disuruh Tutup Warung, Arya Saloka Pun Komentar, Ternyata di Purwakarta

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved