Breaking News:

Antisipasi RS Overload, Pemkab Purwakarta Upayakan Ruangan Isolasi di Setiap Desa dan Kelurahan.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta upayakan di desa dan kelurahan di Purwakarta untuk menyiapkan ruangan isolasi untuk antisipasi overload rumah sakit

Penulis: Dwiky Maulana Vellayati | Editor: Darajat Arianto
TRIBUNJABAR.ID/DWIKI MAULANA VELLAYATI
RSUD Bayu Asih Purwakarta, Rabu (16/6/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Purwakarta, Dwiky Maulana Vellayati.

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Purwakarta mengupayakan di desa dan kelurahan di Kabupaten Purwakarta untuk menyiapkan ruangan isolasi.

"Di Kabupaten Purwakarta terdapat 183 desa dan 9 kelurahan. Sejak lama, seluruhnya sudah menyiapkan ruang isolasi sesuai arahan dari pemerintah,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Purwakarta Jaya Pranolo, Senin (28/6/2021).

Hal ini dilakukan guna meminimalisir atas kapasitas dari Rumah Sakit Rujukan pasien Covid-19 yang berada di Kabupaten Purwakarta sudah overload atau sudah tidak dapat menampung pasien Covid-19.

Baca juga: Kasus Naik, Ruang Jenazah Pasien Covid-19 RSUD Bayu Asih Purwakarta Sempat Alami Antrian

Menurutnya, untuk ruang isolasi mandiri yang berada di setiap desa, pemerintah desa kebanyakan menggunakan ruangan aula dengan dijadikan ruangan isolasi. Bahkan, kata Jaya, ada juga yang sampai menyewa rumah yang memadai untuk isolasi mandiri.

Jaya akan terus mengimbau agar para kepala desa atau kelurahan untuk terus melakukan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakatnya terkait isolasi mandiri tersebut.

"Jadi, kalau yang gejalanya ringan jangan keukeuh ingin dirawat di rumah sakit. Sementara, bisa memanfaatkan ruang isolasi di desa masing-masing," ujar Jaya.

Baca juga: Meski Masih Mencukupi, Stok Oksigen Bagi Pasien Covid-19 di RSUD Bayu Asih Purwakarta Menipis

Seperti diketahui sebelumnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil belum lama ini mengatakan agar di setiap sesa terdapat ruangan isolasi bagi para warga yang terkonfirmasi Covid-19, agar, bagi pasien Covid-19 dapat ditangani langsung oleh pemerintah daerah.

"Kalau memang kondisi ruangan di rumah atau lingkungannya mungkinkan ya silahkan. Tapi, lebih bagusnya arahkan untuk di isolasi di tempat yang telah disiapkan pemerintah. Supaya terpantau. Harus ditekankan edukasinya, jangan sampai terjadi klaster keluarga," kata Gubernur Jawa Barat saat melakukan kunjungan di RSUD Bayu Asih Purwakarta, belum lama ini. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved