Breaking News:

Pemkot Bandung Perketat Aktivitas Warga, Mal Sampai Pukul 19.00, Resepsi Dilarang dan Jalan Ditutup

Pemkot Bandung kembali memperketat aktivitas warganya setelah terjadi lonjakan Covid-19.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Ery Chandra
Penutupan jalan di simpang empat atau Jalan RE Martadinata atau Riau dan Jalan Merdeka, Kota Bandung, Minggu (28/6/2020), malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung telah mengambil kebijakan untuk memperketat mobilitas warganya akibat lonjakan Covid-19 yang semakin mengkhawatirkan.

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan pihaknya menutup tempat hiburan dan objek wisata per Kamis (17/6/2021).

Tak hanya itu, Oded juga meminta restoran atau tempat makan untuk memberlakukan take away dan tak memperbolehkan makan di tempat.

Kemudian pembatasan jam operasional pun dilakukan kembali.

Jam operasional mal, lanjutnya, dibatasi hingga pukul 19.00 WIB sama dengan toko modern.

"Kalau untuk pasar tradisional kami minta untuk operasional hingga pukul 10.00 WIB. Acara pernikahan juga kami batasi dengan hanya boleh akad. Itu pun dibatasi hanya 50 orang, sedangkan resepsi pernikahan tak diperbolehkan," katanya, di Balaikota, Rabu (16/6/2021).

Oded juga menyebut menindaklanjuti arahan Presiden RI, Joko Widodo untuk lakukan PPKM mikro dengan menyediakan pos siaga di setiap kelurahan.

Saat ini, sudah terdata sebanyak 151 kelurahan yang tersedia pos siaga, sementara sisanya Oded meminta untuk segera diadakan dan mengaktifkannya.

"Pelaksanaan simulasi pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT) kami hentikan yang seharusnya berakhir pada 18 Juni 2021 sejak 7 Juni 2021. Kami juga akan tunggu keputusan apakah Juli pelaksanaan PTMT bisa dilakukan atau tidak," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved