Kilang Balongan Terbakar
Pertamina Langsung Respons, Bawa Ibu Hamil yang Terus Pendarahan Pascaledakan Kilang Balongan ke RS
Pihak Pertamina langsung membawa Mutia ke rumah sakit di milik mereka di Balongan untuk menjalani pemeriksaan dan perawatan.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Sebelum mendapat perawatan, Mutia diketahui melakukan pengobatan secara mandiri.
Saat itu, sangat bergantung pada obat untuk menghentikan pendarahan yang keluar dari rahimnya.
Namun karena terkendala biaya, Mutia sudah seminggu ini tak mampu membeli obat tersebut.
Harga satu butir obat itu seharga Rp 15 ribu, dalam sehari ia harus minum 2 butir obat.
Pertamina pun meyakinkan kepada Mutia bahwa seluruh biaya mulai dari perawatan hingga obat-obatan akan ditanggung perusahaan.
"Alhamdulillah senang bisa dibawa ke Rumah Sakit Pertamina Balongan, mudah-mudahan saya dan bayi saya sehat," ujar Mutia.
Baca juga: Kecewa Ada Penyekatan Bagi Pemudik, Pemuda Ini Diduga Hina Polisi, Sebut Nama Hewan Di Medsos
Baca juga: Memasuki 10 Hari Kedua Ramadan, Panjatkan Doa-doa ini Ikhtiar Supaya Melebur Segala Dosa, Lengkap