Breaking News:

Pemkab Garut Imbau Seluruh Camat Agar Waspada Dampak Potensi Bibit Siklon Tropis

Perlu adanya kordinasi dengan dinas kesehatan terkait penyiapan fasilitas kesehatan yang berada di wilayah resiko tinggi bencana.

Tribun Jabar/ Sidqi Al Ghifari
Sekda Garut, Nurdin Yana 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut mengimbauan kepada kepala SKPD atau Camat di Garut untuk mengambil langkah-langkah dan upaya kesiapsiagaan guna mencegah dampak potensi bibit siklon tropis.

Imbauan tersebut menindaklanjuti surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNPB) tentang peringatan dini dan langkah-langkah kesiapsiagaan menghadapi potensi bibit siklon tropis 94w.

Sekda Garut Nurdin Yana mengatakan, BMKG mendeteksi adanya bibit siklon tropis di samudera pasifik dan timur laut Papua yang berpotensi menguat menjadi siklon tropis dalam sepekan kedepan.

"Guna mencegah dampak potensi bibit siklon tropis itu maka dihimbau untuk
meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem di wilayah Garut," katanya, Kamis (15/4/2021).

Nurdin menjelaskan, setiap dinas agar melakukan kordinasi untuk melakukan langkah-langkah waspada dan kesiapsiagaan guna mencegah dampak yang timbul dengan melakukan sosialisasi dan pemantauan kawasan rawan bencana.

"Kondisikan masyarakat untuk menjauh dari sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, dan wilayah tepi pantai," ucapnya.

Baca juga: Berkah Ramadan Dirasakan Peternak Ayam Broiler di Sumedang, Harga di Tingkat Peternak Naik

Selain itu kepala SKPD dan camat diimbau agar memberikan edukasi terhadap masyarakat soal budaya sadar bencana dan edukasi tentang bahaya banjir dan longsor.

"Agar masyarakat lebih siap dan siaga saat menghadapi banjir dan longsor," ucapnya.

Lebih jauh Nurdin menjelaskan bahwa perlu adanya kordinasi dengan dinas kesehatan terkait penyiapan fasilitas kesehatan yang berada di wilayah resiko tinggi bencana.

"Siapkan tim siaga bencana untuk memantau lingkungan sekitar akan gejala awal terjadinya banjir bandang, longsor, angin kencang dan gelombang tinggi dan bersiap melakukan evakuasi warga yang tinggal di wilayah resiko tinggi bencana," ungkapnya.

Baca juga: Petugas Gagalkan Upaya Penyelundupan Sabu ke Lapas Jelekong Bandung, Disembunyikan di Sol Sepatu

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved