Minggu, 26 April 2026

Pasang Baliho Setinggi 10 Meter di Garut, Akim Tersengat Listrik Hingga Terpental dan Nyaris Tewas

Seorang pekerja pemasang baliho bernama Akim (48) asal Ciamis hampir kehilangan nyawa setelah tersengat listrik di Kampung Cipatik, Garut.

Tribun Jabar/Sidqi Al Ghifari
TERSENGAT LISTRIK - Detik-detik evakuasi seorang pekerja pemasangan baliho yang tersengat listrik saat bekerja di Kampung Cipatik, Desa Nanjungjaya, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026) siang pukul 12.30 WIB. 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pekerja pemasang baliho bernama Akim (48) asal Ciamis hampir kehilangan nyawa setelah tersengat listrik di Kampung Cipatik, Garut, pada Selasa siang. 
  • Korban tersengat saat baliho yang dipasangnya menyambar kabel PLN hingga ia terpental dan terjebak di ketinggian 10 meter. 
  • Setelah proses evakuasi dramatis selama 40 menit oleh tim gabungan TNI, Polri, dan PLN, Akim berhasil diselamatkan dengan luka bakar di pinggang serta tangan, lalu segera dilarikan ke Puskesmas Sukamerang.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Akim (48) seorang warga Ciamis hampir kehilangan nyawa usai tersengat listrik saat bekerja memasang baliho di Garut.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Cipatik, Desa Nanjungjaya, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026) siang pukul 12.30 WIB.

Insiden itu bermula saat korban menaiki tangga hendak memasang baliho di sebuah papan visual setinggi 10 meter.

"Bagian baliho tiba-tiba menyambar kabel listrik kemudian menyengat korban, ia lalu terpental dan tertahan di tali pengikat papan," ujar Kapolsek Cibatu AKP Amiruddin Latif kepada Tribun.

Ia menuturkan proses evakuasi berjalan dramatis lantaran sulitnya menjangkau posisi korban yang terjebak di antara rangka besi papan visual.

Dalam proses tersebut, pihaknya melakukan evakuasi dengan penuh kehati-hatian, dibantu petugas PLN dan anggota TNI.

Ketegangan sempat menyelimuti lokasi, sementara warga hanya bisa menyaksikan dengan cemas dari bawah.

Berkat kerja sama semua pihak, korban akhirnya berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.

"Setelah 40 menit, akhirnya kami berhasil mengevakuasi. Korban mengalami luka bakar di bagian pinggang dan tangan," ungkapnya.

Saat dievakuasi, korban dalam keadaan lemas. Petugas kemudian langsung membawa korban ke Puskesmas Sukamerang untuk penanganan lebih lanjut. 

AKP Amir mengimbau masyarakat untuk lebih waspada saat bekerja di area ketinggian, terutama yang berdekatan dengan jaringan listrik, guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

"Semoga tidak terjadi lagi, harap gunakan pengamanan saat bekerja di ketinggian dan perhatikan situasi sekitar, apalagi ada jaringan listrik," tandasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved