Selasa, 7 April 2026

Pria Ditemukan Tewas di Villa Cikelet Garut, Mulut dan Hidung Keluarkan Darah

Diperkirakan pria tersebut sudah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan. Polisi juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan

Istimewa/Dok Polsek Cikelet
TEMU MAYAT - Seorang pria ditemukan tak bernyawa di sebuah villa atau penginapan yang berlokasi di Kampung Cikoer, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026 
Ringkasan Berita:
  • Seorang pria bernama Rohaimin (50), warga Pamulihan, Garut, ditemukan tewas di sebuah villa di Kampung Cikoer, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Rabu (1/4/2026).
  • Jenazah ditemukan oleh saksi yang curiga karena lampu penginapan terus menyala, sementara penjaga villa tidak terlihat. Saat dicek, korban sudah kaku di tempat tidur.
  • Kondisi korban mengeluarkan darah dari mulut dan hidung, diperkirakan sudah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan, tanpa tanda-tanda kekerasan.

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Seorang pria ditemukan tewas di salah satu penginapan atau villa di Kampung Cikoer, Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (1/4/2026). 

Pria tersebut tewas dalam kondisi mengeluarkan darah dari mulut dan hidung.

Kapolsek Iptu Aktas Komalsyah Siregar mengatakan, pria tersebut bernama Rohaimin berusia 50 tahun yang merupakan warga Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut.

"Penemuan jenazah berawal dari kecurigaan saksi yang melihat lampu penginapan dalam kondisi terus menerus menyala, sedangkan penjaga villa tak terlihat di lokasi," ujarnya.

Ia menuturkan, saksi kemudian mengecek kondisi villa tersebut lalu melihat korban terlentang kaku di tempat tidur.

Saksi kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi, setelah diperiksa oleh tenaga kesehatan, kondisi pria tersebut sudah tak bernyawa.

"Saat diperiksa kondisinya mengeluarkan darah dari mulut dan hidung," ungkapnya.

Iptu Aktas menjelaskan, dari hasil pemeriksaan diperkirakan pria tersebut sudah meninggal lebih dari 12 jam sebelum ditemukan.

Pihaknya juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada jasad tersebut.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Rohaimin memiliki riwayat penyakit liver dan lambung.

"Kami juga menemukan uang sebesar Rp 15.515.000 serta satu unit handphone korban," ucapnya.

Kapolsek Aktas Komalsyah Siregar, menyampaikan bahwa pihak keluarga korban menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi, yang diperkuat dengan surat pernyataan resmi penolakan.

Ia menuturkan, setelah proses penanganan di lokasi selesai, jenazah korban selanjutnya dibawa oleh pihak keluarga ke rumah duka menggunakan ambulans Puskesmas Cikelet untuk segera dimakamkan.

"Kami turut berduka cita yang mendalam atas kejadian ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," tandasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved