Breaking News:

Kisah Briptu Krisno, Anggota Brimob Polda Jabar Lihat Anak Lahir di Video Call saat Tugas di Papua

Ada Briptu Krisno SH yang punya pengalaman berkesan. Selama delapan bulan bertugas, dia melewatkan momen kelahiran anak pertamanya.

Istimewa
Briptu Krisno SH yang punya pengalaman berkesan. Selama delapan bulan bertugas, dia melewatkan momen kelahiran anak pertamanya. 

"Pas 26 September anak saya lahiran, pas ada sinyal, anak sudah lahir. Saya video call Wah saya haru sekali," ucapnya.

Briptu Krisno SH yang punya pengalaman berkesan. Selama delapan bulan bertugas, dia melewatkan momen kelahiran anak pertamanya.
Briptu Krisno SH yang punya pengalaman berkesan. Selama delapan bulan bertugas, dia melewatkan momen kelahiran anak pertamanya. (Istimewa)

Meninggalkan istri yang sedang hamil dan menunggu lahiran, jadi motivasi Krisno untuk bertugas dengan baik menjaga kedamaian di Papua.

Sejak 26 September 2020, hari kelahiran anaknya, dia baru bisa melihat anaknya saat dia pulang ke tanah Pasundan, akhir Februari.

"Saya pulang 26 Februari setelah bertugas 8 bulan. Saya karantina dulu, saya swab antigen dulu, negarif. Nah di 26 Februari itu saya baru pertama lihat anak saya, pas berusia lima bulan, langsung saya peluk saat saya tiba di rumah," ujarnya.

Baca juga: Jokowi Legalkan Miras di 4 Provinsi, Ketua MUI Kabupaten Sukabumi Kecewa: Khawatir Merembet

Sebagai anggota Polri, dia sudah terlatih untuk tangguh jiwa dan raga menghadapi berbagai situasi dan kondisi. Termasuk berpisah sementara dengan anak dan istri.

"Saya bertekad melakukan yang terbaik untuk bangsa dan keluarga saya. Saya sangat berterima kasih diberi keselamatan dan waktu sehingga saya bisa menyelesaikan tugas dan bisa melihat anak pertama saya," ucap Krisno.

Mereka yang pulang setelah ditugaskan di Papua berjumlah 96 orang. Kepulangan mereka disambut Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri di Mako Brimob Polda Jabar si Kecamatan Jatinangor, Senin (1/3/2021).

"Mereka sebanyak 96 orang sudah bertugas selama delapan bulan dan hari ini kembali di tengah-tengah kita tanpa berkurang," ucap Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri, dalam keterangan pers yang diterbitkan Bidang Humas Polda Jabar.

Selama delapan bulan bertugas, mereka bertugas menjalankan operasi pengamanan daerah rawan dan mengantisipasi kelompok kriminal bersanjata di wilayah Papua.

Baca juga: Uang Rp 1.000 Kuno Misterius Bergambar Soekarno, Banyak yang Minat, Ditawar hingga Rp 5 Miliar

“Saya selaku pimpinan Polda Jabar merasa bangga dan mengucapkan terima kasih banyak atas segala tugas serta pengabdian yang telah rekan – rekan semua berikan untuk negara khususnya membantu saudara kita dalam menjaga kedamaian di wilayah Papua," ucap Dofiri.

Halaman
123
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved