Breaking News:

Saat Pandemi Covid-19 2020, Ibu Hamil di Daerah Ini Capai 2.700 Orang, Peminat KB Menurun

Pada tahun 2020 pasangan usia subur yang hamil mencapai 2.700 diduga karena pengikut program KB di Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan

ISTIMEWA
ilustrasi- Pada tahun 2020 pasangan usia subur yang hamil mencapai 2.700 diduga karena pengikut program KB di Kabupaten Pangandaran mengalami penurunan 

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pada jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) di Kabupaten Pangandaran, yang tidak mengikuti program Keluarga Berencana (KB) mengalami penurunan dalam dua tahun terakhir.

Menurut Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran, Drs. Heri Gustari M.Si mengatakan, jumlah pasangan usia subur yang tidak mengikuti program KB pada tahun 2019 lalu, mencapai angka 19.794 pasangan.

Baca juga: Cegah Kebocoran Bendungan, PJT II Jatiluhur Lakukan Pengeringan dan Inspeksi Saluran Bawah Air

Baca juga: Selain Sesar Lembang, Ini Sesar-sesar yang Sering Timbulkan Gempa Bumi di Jawa Barat

"Sedangkan pada tahun 2020 lalu tercatat hanya 19.424 pasangan," ujar Heri saat ditemui wartawan, Selasa (16/02/2021).

Mereka yang tidak mengikuti program KB, kata dia, memiliki alasan diantaranya Ingin Anak Segera (IAS), Ingin Anak Tunda (IAT) dan Tidak Ingin Anak Lagi (TIAL).

ILUSTRASI Ibu hamil
ILUSTRASI Ibu hamil (shutterstock)

Baca juga: Bisnis Unik, Pengrajin Miniatur Kapal, Naik 4 Kali Lipat Saat Pandemi, Kapal Titanic Rp 6,5 Juta

Baca juga: Sesar Aktif, Sempat Disebut Akan Bergeser di 2021 dan Picu Gempa Dahsyat, Ini Fakta Sesar Lembang

"Untuk IAS sebanyak 7.345 pasangan, IAT sebanyak 4.285 pasangan dan TIAL sebanyak 5.492," ucapnya.

Heri menyebutkan, pasangan usia subur yang mengalami hamil di tahun 2019 mencapai 2.662 pasangan.

Baca juga: Selewengkan Dana Desa hingga Rp 514 Juta, Mantan Kades Bojongkerta Sukabumi Ditahan Kejaksaan

"Kalau ditahun 2020 pasangan usia subur yang hamil mencapai 2.700," katanya.

Sementara Kepala Seksi Pengendalian Penduduk DKBP3A Tatang Solihin, S.IP menyampaikan, untuk program KB pada tahun 2019 memiliki target Permintaan Masyarakat (PPM) 12.772.

Baca juga: Perda Pesantren Disambut Baik, Uu Ruzhanul Ulum: Saya Bahagia dan Bangga

"Target 12.772 terealisasi di akhir Desember 2020 sebanyak 12.154 atau 95 persen," ucap Tatang.

Kemudian untuk program KB pada tahun 2020, lanjut Ia, memiliki target Permintaan Masyarakat (PPM) 12.786.

"Untuk target 12.786 terealisasi di akhir Desember 2020 sebanyak 9.562 atau 74,78 persen," ucapnya. 

Penulis: Padna
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved