Tak Bisa Kumpul Keluarga karena Pandemi Covid-19 Belum Hilang, Pengguna GoSend Melonjak hingga 90%

Dalam setiap momen-momen tertentu, lazimnya dirayakan dengan cara berlibur atau makan bersama keluarga.

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Giri
Istimewa
Chief of Public Policy Gojek, Shinto Nugroho (atas kiri), Head of Merchant Platform Business Gojek, Novi Tandjung (atas kanan), serta pemilik usaha Claypot Popo, Florence Calista, dan pemilik usaha batik Naraya, Andrina Effendi, saat webinar Tetap Melaju Bersama Gojek. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam setiap momen-momen tertentu, lazimnya dirayakan dengan cara berlibur atau makan bersama keluarga.

Termasuk momen tahun baru Imlek dan valentine yang harinya berdekatan.

Namun pandemi Covid-19 membuat aktivitas kumpul bersama ini harus dibatasi.

Perilaku masyarakat pun berubah. Kebiasaan berkumpul mulai berkurang.

Namun ada cara lain untuk menunjukkan rasa rindu dan saling berbagi kepada orang tersayang.

Head of Merchant Platform Business Gojek, Novi Tandjung, mengatakan, di masa seperti ini banyak orang yang memesan makanan untuk orang-oran terdekatnya dengan layanan yang hadir di Gojek.

"Penggunaan GoSend melonjak hingga 90 persen selama pandemi. Kebanyakan masyarakat ketika memesan makanan dan merasa enak, mereka akan mengirimnya  kepada temana-temannya supaya bisa merasakan hal yang sama," ujar Novi beberapa waktu lalu.

Baca juga: Siapa yang Akan Susul Sekda Subang Aminudin Jadi Tersangka SPPD Fiktif? Ini Progres Kasusnya

Baca juga: PNS Subang Harus Sabar Menunggu, Dana Tukin dan TPP Belum Bisa Masuk Rekening, Ini Persoalannya

Sama halnya di masa long weekend Imlek dan valentine, GoFood kini membantu mitra usaha meningkatkan kreativitas produknya dengan menghadirkan kategori menu “Makanan Siap Masak”.

Menu ini dihadirkan untuk menjawab permintaan pelanggan akan makanan yang bisa disiapkan dengan mudah di rumah. 

Selain itu, Novi menjelaskan dalam membantu mitra usaha memperluas jangkauan pelanggan, GoSend menambah layanan GoSend Intercity.

"Pengguna bisa mengirim barang ke lebih dari lima kota besar di Jawa, yaitu Jadetabek, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Semarang," ujarnya.

Rasa khawatir yang muncul di masyarakat membuat pelanggan mengurangi kontak secara langsung.

Baca juga: Mengunjungi Tanjakan Cijengkol yang Viral, Miliki Kemiringan 75 Derajat, Ini Alasan Dulu Dibangun

Baca juga: Resto dan Kafe Selalu Dikejar-kejar, Anggota Dewan Ini Pertanyakan PKL Dibiarkan Buka Sampai Malam

Hal ini pun membuat penggunaan fitur contacless delivery meningkat lima kali lipat sejak diluncurkan pada Maret 2020.

"Pemanfaatan GoFood Pickup juga melonjak 27 kali lipat sepanjang tahun 2020," ujar Novi.

Tidak hanya mempermudah pelanggan, Gojek juga membantu pebisnis usaha mikro kecil menengah untuk mempercepat mereka bermigrasi ke digital. (*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved