Breaking News:

Mengunjungi Tanjakan Cijengkol yang Viral, Miliki Kemiringan 75 Derajat, Ini Alasan Dulu Dibangun

Tanjakan Cijengkol yang berada di Kampung Areng, Desa Wangun Sari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, ramai diperbincangkan di dunia maya.

Editor: Giri
Tribun Jabar/Wildan Noviansah
Seorang pesepeda menuntun sepedanya saat melewati tanjakan Cijengkol yang berada di Kampung Areng RT 03 RW 12 Desa Wangun Sari Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (12/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Wildan Noviansah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Tanjakan Cijengkol yang berada di Kampung Areng RT 03 RW 12 Desa Wangun Sari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, ramai diperbincangkan di dunia maya belakangan ini.

Meskipun panjang tanjakan hanya 100 sampai 200 meter, namun tingkat kemiringannya membuat geleng-geleng kepala.

Sebab, kemiringan tanjakan itu sampai 75 derajat.

Ketua RW Kampung Areng, Nanik Klinik, mengatakan, tanjakan itu dibangun sekitar satu sampai dua tahun lalu.

Tujuannya sebagai jalan pintas untuk para petani dan peternak yang harus mengangkut barang bawaan milik mereka. 

"Jadi kan di daerah sana banyak petani dan peternak sapi, jadi mereka harus ngangkut pakan sapi kebutuhan lainnya. Jadi tanjakan ini sebagai alternatif atau jalan pintas," ucap Nanik saat ditemui, Jumat (12/2/2021).

Nanik tak menyangka tanjakan tempatnya lalu-lalang masyarakat tersebut bisa viral.

Baca juga: Resto dan Kafe Selalu Dikejar-kejar, Anggota Dewan Ini Pertanyakan PKL Dibiarkan Buka Sampai Malam

Baca juga: Wisatawan Luar Jabar Tanpa Surat Rapid Test Antigen Harus Gigit Jari, Tak Boleh Masuk Pangandaran

"Kaget sih, soalnya kemarin mah enggak viral. Kami juga suka sering lewat sana. Mungkin gara-gara para pesepeda mengunggah foto mereka dan memberitahu temannya," katanya 

Bagus Jatmika dari Komunitas Pesepeda Kemenag Kabupaten Bandung yang berasal dari Cibiru, Kabupaten Bandung, yang sengaja berkunjung untuk mencoba sensasi tanjakan Cijengkol. 

Baca juga: Kecelakaan Maut Beruntun Libatkan 130 Kendaraan, Enam Orang Tewas, Puluhan Luka-luka

"Sensasinya luar biasa. Saya baru pertama kali mencoba tanjakan seperti ini. Cukup ekstrem lah, untungnya sepeda saya jenis sepeda yang ringan," ucapnya.

Bagus mengatakan akan kembali lagi mengajak teman-temannya untuk mencoba juga sensasi tanjakan ekstrem tersebut. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved