Breaking News:

Bisa Bermanfaat, Tapi Bisa Juga Berbahaya, Ini Manfaat dan Efek Samping Jahe untuk Ibu Hamil

konsumsi jahe untuk ibu hamil, meski banyak manfaatnya, namun ibu hamil harus tahu batasan mengkonsumsi jahe

Pixabay
manfaat tanaman jahe bagi kesehatan 

Manfaat jahe untuk ibu hamil tersebut terjadi karena mengandung senyawa antiinflamasi yang bisa mengurangi sakit perut selama masa kehamilan.

Baru Diresmikan Alun-alun Majalengka Dipadati Warga, Netizen Sindir Pemkab, Sebut Kerumunan & Banjir

4. Membantu mengatasi dan melancarkan pencernaan

Naiknya asam lambung, perut kembung, dan munculnya rasa terbakar di dada (heartburn) merupakan beberapa masalah pencernaan yang rentan muncul yang pada sebagian besar ibu hamil.

Kondisi ini biasanya disebabkan oleh kadar hormon yang naik-turun atau kepala janin yang menekan perut ibu.

Senyawa gingerol dan shogaol pada jahe membantu melancarkan pencernaan dalam lambung dengan membuat makanan bergerak lebih cepat ke saluran cerna berikutnya.

Dengan begitu, lambung akan lebih cepat kosong sehingga kemungkinan asam lambung naik menuju kerongkongan jadi lebih kecil.

Jahe juga bisa dikonsumsi untuk meredakan perut kembung ibu hamil.

5. Meningkatkan kekebalan tubuh

Selama mengandung, sistem imun seorang wanita cenderung melemah dan berisiko terinfeksi penyakit seperti flu dan pilek.

Karena memiliki zat aktif yang bersifat antimikroba, jahe diyakini mampu memelihara dan menguatkan daya tahan tubuh Anda.

Benarkan Pakai PIL KB Bisa Tingkatkan Resiko Kanker Serviks Pada Wanita? Berikut Penjelasannya

Tanaman jahe pun turut dikonsumsi ibu hamil untuk membantu:

Menjaga kadar kolesterol

Mengontrol kadar gula darah

Memberikan suplai darah ke tubuh bayi dengan melancarkan aliran darah sang ibu

Mencegah risiko flu dan pilek

Memaksimalkan penyerapan nutrisi dari makanan dengan menstimulasi produksi enzim lambung dan pankreas
 

Efek samping jahe untuk ibu hamil

Berbeda dengan obat-obatan, tidak ada anjuran dosis yang pasti untuk jahe.

Namun, para ahli menyarankan agar ibu hamil tidak mengonsumsi lebih dari 1 gram jahe per harinya.

Jumlah tersebut setara dengan empat cangkir (950 ml) teh jahe instan atau sekitar 1 sendok teh jahe parut (5 gram) yang dicampurkan dengan air.

Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah bahwa pemberian jahe untuk ibu hamil meningkatkan risiko bayi lahir prematur, keguguran, atau komplikasi lainnya.

Tetapi, mengonsumsi jahe menjelang waktu persalinan dikhawatirkan akan meningkatkan risiko perdarahan.

Berdasarkan penelitian, konsumsi jahe secara berlebihan juga dapat memicu sejumlah efek samping, antara lain:

Sakit kepala dan pusing

Rasa tidak nyaman atau terbakar pada perut dan dada (heartburn)

Mengantuk dan lesu

Diare

Iritasi mulut

Jika Anda ingin mengonsumsi jahe selama kehamilan, sebaiknya pilihlah dari sumber yang lebih ‘aman’ seperti tanaman jahe segar.

Anda bisa mengolahnya sebagai bumbu masakan dan teh ataupun wedang jahe. 

Kabupaten Ini Berhasil Bertahan Di Zona Oranye, Ternyata Ini Caranya untuk Menekan Kasus Covid-19

Konsultasikan dulu dengan dokter sebelum Anda memutuskan mengonsumsi suplemen jahe.

Pasalnya, dosis suplemen biasanya besar sehingga perlu disesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Tips menggunakan dan mengolah jahe untuk ibu hamil

Anda dapat mengonsumsi jahe dalam bentuk tanaman aslinya, suplemen, ataupun permen.

Gunakan jahe segar atau tanaman yang sudah dikeringkan bila Anda ingin membuat teh.

Parut jahe sebanyak 1 sendok teh atau sekitar 5 gram dan rebus bersama teh. 

Guna menyeimbangkan rasa pedas jahe, Anda bisa menyesuaikan jumlah airnya.

Tambahkan daun mint atau kayu manis sebagai perasa teh jahe.

Minumlah teh jahe perlahan-lahan dan jangan terburu-buru supaya Anda tidak mual.

Tidak hanya teh dan wedang jahe, Anda pun dapat:

Membuat air rebusan jahe.

Campurkan 1 sendok teh jahe yang diparut dengan air hangat dan diamkan selama 5 menit sebelum meminumnya.

Menambahkan jahe ke dalam sup sayuran.

Menggunakan jahe sebagai bumbu dan pengganti garam, misalnya pada ikan salmon panggang.

Bungkus jahe dengan plastik dan masukkan ke dalam kulkas supaya jahe tahan lama.

Jahe memang terbukti efektif dapat mengurangi mual pada ibu hamil.

Namun, Anda tetap harus mengonsumsi secukupnya sesuai kebutuhan.

Bila Anda sedang hamil dan ingin mengonsumsi jahe, sebaiknya tanyakan dulu kepada dokter.

Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved