Breaking News:

Benarkah Sarapan Bubur Kurang Pas untuk Kesehatan Tubuh? Ini Penjelasannya

Agar sarapan menjadi sehat, maka jangan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat maupun lemak dalam jumlah yang banyak.

Editor: Seli Andina Miranti
Tribunjabar/Fasko Dehotman
Satu porsi komplit bubur ayam bulgogi khas Bubur Ayam Mustofa. 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Bubur menjadi salah satu menu sarapan pagi favorit karena itu cukup banyak penjual bubur yang berjualan pada pagi hari.

Sarapan bubur dianggap lebih "ringan" daripada makan nasi kuning dan sejenisnya yang dianggap lebih "berat".

Paahal keduanya sama-sama banyak kandungan karbohidrat yang seharusnya dikurangi.

Dikutip dari Intisari Online, banyak orang menjadikan bubur sebagai menu sarapan mereka sebelum memulai aktivitas.

Aborsi Ilegla Dilakukan Pasangan Suami Istri, Pakai Cairan Kimia, Cari Korban Lewat Media Sosial

Tekstur yang mudah dicerna dan tak membuang-buang waktu di pagi hari membuat bubur jadi pilihan favorit.

Apalagi di tengah pandemi ini kita harus selalu sarapan supaya asupan nutrisi dan gizi cukup dan tidak gampang sakit.

Namun, meski sarapan atau makan di pagi hari itu sangat baik bagi tubuh, kita tetap harus memperhatikan mana yang baik untuk kesehatan mana yang tidak.

Agar sarapan menjadi sehat, maka jangan mengonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat maupun lemak dalam jumlah yang banyak.

Salah satu contohnya adalah bubur.

Hindari Bubur untuk Sarapan

Halaman
1234
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved