Breaking News:

Aborsi Ilegla Dilakukan Pasangan Suami Istri, Pakai Cairan Kimia, Cari Korban Lewat Media Sosial

Sepasang suami istri ditangkap polisi karena membuka praktik aborsi ilegal dengan cara menggunakan cairan kimia untuk menggugurkan janin

ichee
Ilustrasi aborsi- Sepasang suami istri ditangkap polisi karena membuka praktik aborsi ilegal dengan cara menggunakan cairan kimia untuk menggugurkan janin 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Polisi kembali berhasil mengungkap kasus praktik aborsi ilegal. Kali ini pelaku aborsi ilegal dilakukan oleh sepasang suami istri. Mereka sudah membuka praktek haram ini sejak tahun lalu.

Keduanya menggunakan cara memanfaatkan cairan kimia untuk menggugurkan janin.

Sedangkan modus yang dilakukan untuk mencari korban yang mau memanfaatkan tawaran aborsi dilakukan melalui media sosial.

Tragedi Keluarga, Suami Aniaya Istri dan Bayinya Karena Istri Nolak Ini, Anak Dicebur Ke Bak Mandi

Praktek aborsi keduanya berhasil diendus polisi dan kini keduanya harus mempertanggungjawabkan dengan pasal berlapis.

Dilansir dari Kompas.Com, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan, pasangan suami istri IR dan ST, yang merupakan pelaku aborsi ilegal, memiliki cara tersendiri untuk membuang janin hasil praktiknya.

Biasanya para tersangka menghancurkan janin dengan menggunakan cairan kimia sebelum akhirnya dibuang untuk menghilangkan jejak.

"Ada teknisnya sendiri. Karena masih dalam bentuk gumpalan darah sehingga sangat mudah. dengan menggunakan obat," kata Yusri, Rabu (10/2/2021).

Karena itu, kata Yusri, para tersangka dapat menindak pasien aborsi jika usia kandungan masih di bawah delapan minggu.

"Tidak berani melakukan tindkaan usia kandungan 8 minggu ke atas.

VIDEO-Sejumlah Kios Dipasang Tulisan Dikontrakan atau Dijual di Pasar Baru Trade Center Bandung

Hanya berani jika usia kandungan 2 bulan atau 8 minggu ke bawah," kata Yusri.

Halaman
123
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved