Breaking News:

PSBB Proporsional di Bandung

Meski Kasus Covid-19 Tinggi, Pemkot Longgarkan Jam Operasional Mal dan Kafe, Boleh Buka Sampai 20.00

Jam operasional mal, pusat perbelanjaan, dan kafe di Kota Bandung diperpanjang jadi pukul 20.00.

TRIBUN JABAR / TIAH SM
Pemerintah Kota Bandung menyarankan umat Kristen merayakan Natal secara virtual demi menghindari kerumunan dan Penularan virus corona yang masih tinggi. Bandung masih zona merah, hal ini dikemukakan Wali Kota Oded M Danial. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Angka penularan Covid-19 di Kota Bandung masih relatif tinggi, meski Pemerintah sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) proporsional selama dua pekan. 

Berdasarkan data dari Satgas penanganan Covid-19 Kota Bandung, hingga saat ini sudah ada 7.654 orang secara kumulatif yang terpapar virus corona. 

Dari jumlah tersebut, kasus terkonfirmasi aktifnya mencapai 1.638 kasus.

Baca juga: Pengantin Dapat Karangan Bunga Selamat Nikmati Uang Haram, Kisah di Baliknya Berkaitan dengan Arisan

Baca juga: Belum Juga Dilantik, Nama Bupati Indramayu Terpilih Nina Agustina Sudah Dicatut untuk Jual Proyek

Angka kasus aktif tersebut merupakan yang terbesar sejauh ini di Kota Bandung.

Pemerintah Kota Bandung pun bakal memperpanjang penerapan PSBB proporsional dari 26 Januari hingga 8 Februari 2021, untuk menekan angka penularan. 

Namun, keputusan tersebut justru bertolak belakang dengan kebijakan memperpanjang jam operasional bagi mal, pusat perbelanjaan, dan kafe dari semula hingga pukul 19.00 WIB menjadi pukul 20.00 WIB. 

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, rapat terbatas pembahasan perlonggaran sektor ekonomi itu berjalan alot.

Namun, pada akhirnya seluruh pihak sepakat untuk mengikuti aturan dari level pemerintahan lebih tinggi.

Meski begitu, ia memastikan pihaknya bakal melakukan pengawasan protokol kesehatan dengan cukup ketat berkaitan dengan perlonggaran tersebut.

"Tadi (Ratas) agak alot, satu sisi kami lihat tren Covid-19 naik, tapi di sisi lain ada kebijakan dari pusat, akhirnya kami sepakat kepada pusat tapi dengan catatan secara substansi kami akan diperketat," ujar Oded, di Balai Kota Bandung, Jumat (22/1/2021). 

Sejauh ini, kata dia, pihak Satpol PP Kota Bandung telah beberapa kali melakukan penindakan terhadap sektor bisnis yang melanggar ketentuan operasionalnya di masa PSBB proporsional.

"Terkait dengan ada beberapa oknum yang kucing-kucingan, kami sepakat ke depannya akan terus melakukan penegakkan hukum lebih ketat, sekarang sebetulnya sudah banyak yang disegel," katanya.

Baca juga: Identitas Perempuan Muda yang Dibunuh di Persawahan Karawang Terungkap, Ternyata ABG 15 Tahun

Baca juga: Rizky Febian Bikin Teddy Nyerah? Sudah Ketemu Bicarakan Harta Warisan, Demi Mendiang Lina Tenang

Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved