Breaking News:

Belum Juga Dilantik, Nama Bupati Indramayu Terpilih Nina Agustina Sudah Dicatut untuk Jual Proyek

Belum juga dilantik jadi bupati, nama Nina Agustina sudah dicatut untuk jual beli proyek di Indramayu.

Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Bupati Indramayu terpilih, Nina Agustina Dai Bachtiar, Jumat (22/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Bupati Indramayu terpilih, Nina Agustina Dai Bachtiar memastikan, ke depan tidak ada lagi kasus jual beli jabatan dan proyek di Kabupaten Indramayu.

Ia mengakui, fenomena tersebut masih sangat kental di Kabupaten Indramayu

Namun, di bawah kepemimpinannya, ia menegaskan roda pemerintah Kabupaten Indramayu akan berjalan profesional dan transparan.

Baca juga: Identitas Perempuan Muda yang Dibunuh di Persawahan Karawang Terungkap, Ternyata ABG 15 Tahun

Baca juga: Belasan Pegawai Positif Covid-19, Puskesmas Puspahiang Tasikmalaya Tutup Sementara

"Saya tidak mau ada orang yang jual proyek, malah di sini sudah ada yang menjual proyek mengatasnamakan saya, itu sudah ada," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Jumat (22/1/2021).

Nina Agustina Dai Bachtiar menyampaikan, temuan itu didapatnya berdasarkan laporan yang ia terima.

Orang tersebut mencatut namanya untuk meminta sejumlah uang mulai dari Rp 5 juta rupiah sampai puluhan juta atas nama proyek di wilayah Kabupaten Indramayu.

Padahal, seperti diketahui, Nina Agustina Dai Bachtiar dan Lucky Hakim belum resmi dilantik dan baru ditetapkan pada Kamis (21/1/2022).

"Jadi saya sangat menjaga untuk itu, sama sekali tidak ada. Jadi tolong, saya tidak seperti itu," ucapnya.

Wakil Bupati Indramayu terpilih, Lucky Hakim menambahkan, termasuk soal jual beli jabatan, semua pejabat harus memiliki kapasitas dan kemampuan yang mempuni di bidangnya.

Saat ini, diketahui tidak sedikit jabatan di lingkungan Pemkab Indramayu kosong. 

Nina-Lucky pun berencana akan membuka perekrutan secara open bidding untuk melengkapi posisi yang kosong tersebut.

"Jual beli jabatan itu cikal-bakalnya korupsi di Indramayu, kami akan coba membentengi agar tidak ada seperti itu," ujar dia.

Baca juga: Geger Jasad Perempuan Muda di Persawahan Karawang, Celana Dalam Ditemukan Berjarak 10 Meter

Baca juga: Gegara Gadai HP, Pria Cirebon Ngamuk Sambil Mabuk, Satu Keluarga di Indramayu Dianiaya Pakai Samurai

Penulis: Handhika Rahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved