Breaking News:

Longsor di Sumedang

Bantuan Korban Longsor Cimanggung Terus Mengalir, Saat Ini Sudah Terkumpul Rp 2 Miliar

Hingga hari ke sembilan pasca kejadian tanah longsor yang menelan puluhan korban jiwa ini, sudah terhimpun dana bantuan senilai Rp 2 miliar lebih.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Tim SAR saat evakuasi mobil polisi beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Bantuan untuk korban longsor di Perumahan Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang terus mengalir, hingga Minggu (17/1/2021).

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, hingga hari ke sembilan pasca kejadian tanah longsor yang menelan puluhan korban jiwa ini, sudah terhimpun dana bantuan senilai Rp 2 miliar lebih.

"Agar transparan, jumlah bantuan bisa dilihat di Aplikasi Sistem Informasi Tanggap Bencana dan Musibah (SITABAH)," ujarnya saat ditemui di Posko SAR Cimanggung.

Di dalam aplikasi tersebut, kata Dony, bisa dicek berapa total bantuan yang diterima, dan berapa besar penggunaanya, sehingga semuanya dipastikan akan transparan

Untuk itu, lanjut Dony, bagi semua pihak yang ingin membantu korban longsor ini, maka sebaiknya difokuskan bantuan tidak lagi dalam bentuk logistik, tapi bisa dalam bentuk uang.

"Saya mengimbau bagi yang hendak menyalurkan batuan, sebaiknya berbentuk uang saja biar bisa diarahkan ke yang lebih pas," kata Dony.

Dony memastikan, stok logistik untuk bantuan korban bencana longsor Cimanggung ini relatif masih aman dan mencukupi karena bantuan seperti ini juga terus mengalir.

Baca juga: Jumlah Pasien Positif Covid-19 Kota Tasikmalaya Tembus Angka 2.677 Orang, 2.141 Orang Sudah Sembuh

"Untuk stok logistik pangan sangat banyak sekali," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pemkab Sumedang membutuhkan Rp 200 miliar untuk merelokasi rumah warga yang terdampak longsor tersebut karena area longsor harus dikosongkan secara permanen.

"Diperlukan anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk membangun hunian tetap bagi warga yang direlokasi, dan anggaran untuk jangka pendek sebesar Rp 6 mliar," kata Dony.

Baca juga: Area Longsor Cimanggung Akan Dikosongkan, Dibutuhkan Anggaran Rp 200 Miliar untuk Ganti Rumah Warga

Baca juga: Ramalan Bintang Minggu 17 Januari 2021 Zodiak Kesehatan: Aries Mulai Temukan Aktivitas yang Disukai

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved