Breaking News:

Penanganan Virus Corona

Hadapi Libur Panjang dan Pilkada, Jabar Siapkan 15 Gedung Isolasi Covid-19

Pemprov Jabar akan mengalihfungsikan 15 gedung di sejumlah titik di Jawa Barat menjadi tempat isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19

Istimewa/ Humas Jabar
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menjadi narasumber dalam acara Konvensi Nasional Humas Pemerintah 2020: Humas Pemerintah Membangun Kepercayaan Publik via konferensi video di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (4/12/2020) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalihfungsikan 15 gedung di sejumlah titik di Jawa Barat menjadi tempat isolasi pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Penambahan ruang isolasi ini dilakukan akibat terus bertambahnya jumlah pasien positif Covid-19 di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan tingkat keterisian rumah sakit tempat perawatan dan isolasi pasien Covid-19 di Jabar sudah mencapai 75 persen. Pihaknya pun berupaya menambah jumlah ruang perawatan dan isolasi, termasuk melakukan alih fungsi gedung non-rumah sakit.

Baca juga: 24 Anggota KPPS di Pilkada Indramayu 2020 Positif Covid-19, KPU Pastikan Mereka Tak Akan Ditugaskan

Baca juga: Pilkada Jabar Bisa Timbulkan 9.000 Kasus Positif Covid-19 Baru jika Tanpa Protokol Kesehatan

Baca juga: Saat Pencoblosan Pilkada, Ridwan Kamil Ingatkan Pemilih Jangan Terlalu Lama di TPS, Ini Alasannya

Gedung yang akan disiapkan tersebut adalah gedung pemerintahan, asrama, sampai hotel. Semuanya tengah dimodifikasi sehingga memenuhi syarat gedung isolasi dan perawatan.

"Keterisian rumah sakit di Jawa Barat itu sudah mencapai 75 persen. Maka sesuai prosedur, kami sedang menyiapkan 11 gedung pemerintah, ada asrama-asrama yang akan dikelola sebagai ruang isolasi oleh dokter dan tenaga kesehatan dan 4 hotel," kata Gubernur yang akrab disapa Emil ini di Markas Kodam III Siliwangi, Senin (7/12/2020).

Penyiapan ini, katanya, untuk mengantisipasi potensi penambahan kasus positif Covid-19 akibat libur panjang dan pilkada. Dirinya pun berharap di dua momen tersebut sama sekali tidak terjadi peningkatan jumlah kasus.

"Jadi total ada 15 gedung yang kita siapkan mengantisipasi libur panjang dan pilkada, yang tentunya tidak kita harapkan terjadinya peningkatan," katanya.

Di sisi lain, katanya, angka kematian akibat Covid-19 di Jabar terus mengecil menjadi 1,6 persen. Sednagkan angka kesembuhan di atas 80 persen dan terus meningkat. Angka reproduksi penyebaran Covid-19 di Jabar pun masih di bawah 1.

Sebelumnya, Ketua Divisi Manajemen Fasyankes Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Jawa Barat, Marion Siagian, mengatakan penambahan fasilitas ini dilakukan dengan cara refocusing atau alih fungsi tempat tidur dan fasilitas pendukung lainnya yang sudah ada menjadi khusus untuk penanganan Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved