Breaking News:

Saat Pencoblosan Pilkada, Ridwan Kamil Ingatkan Pemilih Jangan Terlalu Lama di TPS, Ini Alasannya

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat pencoblosan

Tribun Jabar/ Muhamad Syarif Abdussalam
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Sate, Selasa (1/12/2020) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2020 tinggal menghitung jari. Pada Rabu (9/12), delapan daerah di Jawa Barat (Jabar) akan menggelar pesta demokrasi.

Adapun kedelapan daerah tersebut yakni Kabupaten Bandung, Cianjur, Sukabumi, Karawang, Indramayu, Tasikmalaya, Pangandaran dan Kota Depok.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Daerah Provinsi Jabar mengimbau masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat pencoblosan.

Baca juga: Lakukan Rapid Test, Tiga Personil Polresta Tasikmalaya Pengaman Pilkada Reaktif

Jika masyarakat displin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun, Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, optimistis penularan COVID-19 saat pemungutan suara dapat dicegah.

"Walaupun ada prediksi potensi penambahan kasus, namun saya meyakini dengan menerapkan protokol kesehatan ketat penularan bisa dihindari," kata Kang Emil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (7/12).

Baca juga: Masa Tenang Pilkada, Jangan Cova-coba Praktek Money Politik, Bawaslu Siap Patroli Ini

Ada sekitar 32.305 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di delapan daerah di Jabar yang menggelar Pilkada.

Sedangkan jumlah pemilih mencapai 11.632.816 orang. Setiap TPS akan ada sekitar 350 pemilih.

Baca juga: Pangdam dan Dandim Jamin TNI Netral di Pilkada Cianjur, Jika Melanggar, Sanksi Tegas Menanti

Pencoblosan dimulai pukul 07:00 WIB sampai 13:00 WIB.

Selain itu, Kang Emil menginstruksikan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 untuk intens mengampanyekan protokol kesehatan sebelum pencoblosan dilaksanakan.

Baca juga: Ratusan Personil Polres Sukabumi dan BKO Brimob yang Akan Amankan Pilkada Di-rapid Test

Ia pun mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Daerah Jabar melakukan simulasi pencoblosan secara komprehensif untuk mencegah munculnya kerumunan saat pencoblosan.

"Kita sudah mitigasi seminimal mungkin tidak terjadi kasus, sampai beberapa kali saya beri masukan bagaimana flow manusia jangan terlalu lama di satu titik TPS," ucapnya.

Baca juga: Masa Tenang, Masih Banyak Alat Peraga Kampanye Pilkada Kabupaten Bandung 2020 Belum Dicopot

Kang Emil optimistis masyarakat Jabar akan disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat selama Pilkada.

Ia pun meyakini Pilkada Serentak 2020 di Jabar akan berlangsung kondusif dan aman dari penularan COVID-19.

Baca juga: Adang Hadari Terkaya, Jeje Wiradinata Termiskin, Segini Kekayaan Peserta Pilkada Pangandaran 2020

"Kalau libur panjang disiplin 3M-nya tidak 100 persen karena orang lagi euforia bergembira. Tapi, kalau Pilkada orang akan lebih serius dan disiplin. Sudah 10 tahun tidak ada hal-hal luar biasa (saat Pilkada berlangsung). Namun, kini tantangannya adalah COVID-19. Saya bertekad betul Pilkada Jabar bisa kembali sukses," katanya.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved