Breaking News:

Coffee Break

Ujian dari Rumah

Pengen nangis aku baca soal ujian anak kelas 1 SD sekarang. Masa iya anak kelas 1 SD udah disuguhin kata karakteristik.

Penulis: Hermawan Aksan
Editor: Hermawan Aksan
Ujian dari Rumah
istimewa
Hermawan Aksan, Wartawan Tribun Jabar

Oleh Hermawan Aksan

DI sebuah grup WhatsApp, seorang teman yang tinggal di Tabanan, Bali, menyampaikan keluhannya mengenai soal-soal ulangan umum semester anaknya yang baru duduk di kelas satu SD. Oh, ya, namanya “penilaian akhir semestar gasal”, bukan ulangan umum atau ujian semester. Ia menampilkan foto halaman “penilaian akhir” itu.

“Pengen nangis aku baca soal ujian anak kelas 1 SD sekarang. Masa iya anak kelas 1 SD udah disuguhin kata karakteristik. Garuk-garuk kepala lah anakku.”

Salah satu soal itu berbunyi, “setiap keluarga memiliki karakteristik yang berbeda, sehingga kita saling ... a. mengejek b. memusuhi c. menghormati.” (Semua kalimat soal untuk kelas satu memang ditulis tanpa huruf kapital.)

“Wajarkah soal ujian begini? Anak kelas 1 SD loh.”

Saya berkomentar singkat, “Sangat tidak wajar.”

Soal lain tidak kalah memusingkan: “bersyukur karena memiliki keluarga yang bahagia merupakan cermin sila ... a. pertama b. kedua c. ketiga.”

Seorang anggota grup menjawab, “Menurut saya sila pertama. Kata kuncinya syukur.”

Teman yang memosting foto itu menanggapi, “Anak saya menjawab sila ketiga. Tapi menurut saya, sih, sila kedua, ya.”

Bayangkan, soal kelas satu SD saja menimbulkan perbedaan jawaban di antara kami orang-orang dewasa, yang rata-rata berpendidikan sarjana.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved