Pelaku Maling Dua Sepeda yang Menggunakan Angkot di Lembang Akhirnya Berhasil Ditangkap Polisi

Polisi berhasil membekuk tiga pelaku pencuri yang melancarkan aksinya dengan menggunakan angkot jurusan jurusan Lembang-Cikole itu.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Syarif Pulloh Anwari
Tiga pelaku maling dua sepeda di Jalan Mama Adiwarta, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (7/11/2020) yang terekam CCTV akhirnya berhasil ditangkap pihak Polsek Lembang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Tiga pelaku pencurian dua sepeda di Jalan Mama Adiwarta, Lembang, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu (7/11/2020) yang terekam CCTV akhirnya berhasil ditangkap pihak Polsek Lembang.

Polisi berhasil membekuk tiga pelaku yang melancarkan aksinya dengan menggunakan angkot jurusan jurusan Lembang-Cikole itu.

Kapolsek Lembang, Kompol Sarche Christiaty Leo Dima mengatakan ketiga pelaku tersebut sebelumnya memang sudah berencana mengambil kedua sepeda tersebut dengan modus berpura-pura menunggu calon penumpang, padahal mereka tengah menyasar sepeda yang sebelumnya sudah diintai.

"Setelah mengintai sasaran, mereka bersama-sama mengambil sepeda yang tak jauh dari TKP. Jadi seolah-olah sedang menunggu penumpang," ujar Sarche di Lembang, Senin (30/11/2020).

Bermodalkan rekaman CCTV saat ketiga pelaku melancarkan aksinya, polisi berhasil menangkap pelaku tersebut diantaranya Riana Yudiana, Usep Saidin dan Taryat.

Selain itu, polisi mengamankan juga barang bukti sepeda dan satu unit angkot.

Sarche menambahkan atas perbuatan ketiga pelaku tersebut, terancam hukuman tujuh tahun penjara.

"Para pelaku kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dikenakan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara," ujarnya.

Baca juga: Sore Ini Ada Gerhana Bulan Panumbra, Nih Waktu yang Tepat untuk Memantaunya

Sementara itu, salah satu korban pemilik sepeda bernama Teti Suryati (46) mengaku dirinya sangat kaget saat sepeda hilang, padahal saat itu menurutnya pager rumahnya kondisi digembok.

"Kaget, tiba-tiba sepeda enggak ada. Waktu itu hilangnya sekitar jam 03.30 WIB," ucap Teti.

Teti mengaku sehari-harinya dirinya berjualan dan pergi ke pasar menggunakan sepedanya itu, terpaksa harus berjalan kaki saat sepeda hilang.

"Pas hilang sepeda, saya terpaksa jalan kaki ke pasar," ujarnya.

Ia pun sangat berterimakasih kepada pihak kepolisian yang berhasil menangkap pelaku dan sepedanya itu kini sudah bisa dibawa kembali kerumahnya.

"Lega dan bahagia. Terima kasih kepada kepada polisi yang sudah menemukan dan mengembalikan lagi sepeda ke saya," tambahnya.

Baca juga: Stadion si Jalak Harupat Direnovasi Menjelang Piala Dunia U-20, Begini Kata Ketua Viking Persib Club

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved