Tidak Mau Terkena Kanker? Coba Cara Mudah Ini Saat Pagi Hari
Sinar matahari merupakan sumber kunci dari vitamin D. Maka berjemur di bawah sinar matahari dapat membantu menurunkan risiko kanker
TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Kesehatan tubuh apalagi saat pandemi Covid-19 seperti saat ini harus mendapat pehatian lebih.
Menjaga kesehatan juga tidak terlalu sulit karena banyak cara mudah untuk membuat tubuh tetap sehat.
Salah satu cara mudah adalah berjemur pagi hari pada jam yang tepat.
Tidak hanya sehat untuk tubuh, berjemur juga bisa hindari resiko terkena kanker loh. Kok bisa? Ini Penjelasannya.
Baca juga: Sulit Bangun Pagi? Coba Enam Tips Berikut Ini
Dikutip dari Kompas.Com, percaya atau tidak, vitamin D bukan hanya dapat membantu membentuk tulang kuat, tapi juga membantu mencegah kanker.
Sinar matahari merupakan sumber kunci dari vitamin D. Maka berjemur di bawah sinar matahari dapat membantu menurunkan risiko mengidap kanker.
Penelitian menunjukkan bahwa sedikit paparan sinar matahari dapat mengurangi risiko kanker payudara, kolon, prostat, dan beberapa jenis kanker lain.
Jumlah yang direkomendasikan untuk paparan sinar matahari yaitu selama 10 hingga 20 menit, dua sampai tiga kali seminggu.
Baca juga: Tidur Lagi Setelah Bangun Subuh Bisa Ganggu Kesehatan? Berikut Penjelasannya
Dalam jumlah ini, kita bahkan tidak memerlukan perlindungan apapun.
Bahkan, dengan mencukup kebutuhan vitamin D dapat mengurangi kecepatan perkembangan sel-sel kanker.
Sebuah penelitian menunjukkan, pasien kanker payudara yang tidak cukup asupan vitamin D memiliki perkembangan sel kanker yang dua kali lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang cukup asupan vitaminnya.
Vitamin D merupakan vitamin yang larut dalam lemak yang banyak ditemukan di ikan seperti tuna, salmon, mackerel, dan sardin.
Selain itu vitamin D juga ditemukan di telur, susu, dan sereal.
Baca juga: BREAKING NEWS, BARU SAJA Gempa Bumi Guncang Pangandaran, Magnitude 4,6, BMKG Beri Peringatan
Namun untuk memperoleh manfaat dari vitamin D, tubuh juga memerlukan paparan dari sinar matahari.
Institute of Medicine menyarankan jumlah vitamin D yang dikonsumsi bagi wanita hingga usia 50 tahun yaitu 200 international unit (IU), bagi wanita berusia 51 hingga 70 tahun yaitu 400 IU, dan bagi wanita berusia lebih dari 71 tahun yaitu 600 IU.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-berjemur-sinar-matahari-pagi.jpg)