Minggu, 12 April 2026

Corona Virus Belum Beres, Muncul Norovirus, Berikut Cara Pencegahan dan Gejala Serta Komplikasinya

Kasus infeksi norovirus umumnya terjadi pada musim dingin. Karena itu, orang-orang juga menyebutnya "infeksi muntah musim dingin".

Editor: Siti Fatimah
Pixabay
ilustrasi virus 

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Corona virus yang terjadi dihampir seluruh negara belum beres kini muncul lagi virus yang menyerang warga China.

Norovirus beberapa waktu lalu menyerang warga China dengan ciri-ciri pasien mengalami diare dan muntah-muntah.

Meski belum ditemukan di Indonesia, ada baiknya kita tetap waspada dan tetap menjaga kesehatan agar terhindari dari segala macam penyakit.

Berikut penjelasan soal Norovirus, cara pencegahan dan gejala serta komplikasinya.

Baca juga: Muncul Ruam di Kaki dan Tangan, Berikut Gejala Baru Pasien Covid-19

Dikutip dari Kompas.Com, belum selesai wabah coronavirus yang bermula di Wuhan, China, akhir tahun lalu, kini muncul wabah lagi di negara itu.

Dilaporkan sebanyak 11 kasus mahasiswa di sebuah universitas di Taiyuan, ibu kota Provinsi Shanzi, China dilaporkan positif terjangkit norovirus.

Berdasarkan pemberitaan Kompas.com, (12/10/2020), sekitar 70 mahasiswa mengalami diare dan muntah-muntah.

Kemudian, Departemen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di Taiyuan mengambil sampel 28 kasus mahasiswa tersebut untuk melakukan tes norovirus pada Rabu dan Sabtu (10/10/2020)

Hingga Minggu (11/10/2020), sebanyak 22 pasien yang mengalami diare dan muntah-muntah akibat virus ini maupun faktor lainnya, masih dirawat di rumah sakit.

Melansi WebMD, norovirus awalnya disebut sebagai virus Norwalk, di mana wabah ini pertama kali dikonfirmasi pada tahun 1972. Norovirus dianggap sebagai penyebab paling umum dari gastroenteritis akut (penyakit diare dan muntah) di seluruh dunia.

Penyebaran Virus ini menyebar dengan mudah melalui makanan dan minuman dan dapat berdampak besar pada kesehatan masyarakat.

Baca juga: Dada Sakit Usai Olahraga, Ini Tips Berolahraga Bagi Penderita Penyakit Jantung

Menurut Pusat Pengendalidan dan Pencegahan Penyakit (CDC) di AS, rata-rata norovirus menyebabkan 19 juta sampai 21 juta kasus di AS per tahun.

Meski begitu, kasus infeksi norovirus umumnya terjadi pada musim dingin. Karena itu, orang-orang juga menyebutnya "infeksi muntah musim dingin".

Diketahui, virus ini dapat ditularkan hingga 8 minggu.

Artinya, ada kemungkinan seseorang dapat menularkannya kepada orang lain.

Sumber: Kompas
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved