Senin, 13 April 2026

Muncul Ruam di Kaki dan Tangan, Berikut Gejala Baru Pasien Covid-19

Pada kasus tertentu, ada pula gejala Covid-19 yang tidak biasa seperti di antaranya konjungtivitis (mata merah) dan muncul ruam pada tangan atau kaki.

Editor: Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kasus pasien positif Civid-19 di seluruh belahan dunia menunjukkan adanya perbedaan gejala yang timbul akibat virus corona.

Gejala Covid-19 yang dialami pasien juga makin bertambah, bila sebelumnya gejala yang muncul seperti panas atau demam, batuk, pilek, sesak nafas, dan nyeri otot, kini ditemukan gejala baru lainnya.

Temuan gejala covid-19 baru memberikan kita peringatan kewaspadaan bahwa virus corona bisa menyerang siapa saja dan tidak harus dengan gejala khusus.

Baca juga: Fakta-fakta Covid-19 yang Bakal Direalisasikan November 2020, dari Kandidat, Sasaran, hingga Harga

Dikutip dari Kompas.Com, virus corona penyebab Covid-19 sudah menyebar di hampir semua negara di dunia.

Selama lebih dari 9 bulan sejak pertama dilaporkan di Wuhan, China akhir Desember 2019, sebanyak lebih dari 38 juta orang di dunia telah terinfeksi.

Lebih dari satu juta orang lainnya meninggal dunia.

Diketahui, orang yang terinfeksi Covid-19 umumnya mengalami gejala Covid-19 batuk kering, demam lebih dari 37,3 derajat celsius, dan kelelahan.

Sementara pada kasus tertentu, ada pula gejala Covid-19 yang tidak biasa.

Seperti di antaranya konjungtivitis (mata merah), hilangnya indera perasa atau penciuman atau anosmia, gejala neurologis dan muncul ruam pada tangan atau kaki.

Baca juga: Bepergian ke Pasar, Warga Palabuhanratu Sukabumi Malah Positif Covid-19

Berikut penjelasannya:

1. Muncul ruam

Mengutip pemberitaan Kompas.com, (2/5/2020), gejala baru muncul pada pasien Covid-19 yakni adanya reaksi yang menyebabkan muncul ruam pada kulit, misalnya pada ruas jari kaki.

Adapun reaksi ruam ini muncul seperti pasien yang mengalami demam berdarah dengue (DBD), ruam seperti campak, dan pernio.

Menurut USA Today, gejala ini pertama kali dicatat pada bulan Maret oleh ahli dermatologi Italia.

Gejala ini lebih banyak terjadi pada pasien anak-anak dan dewasa muda dan ditandai oleh lesi biru atau ungu yang muncul di jari kaki.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved