Warga Garut Bayar Penggantian KwH Meter Pakai Domba Karena Tak Punya Uang, Ini Penjelasan PLN
Agus mengatakan, pihak PLN juga sudah menyambangi rumah Yeni untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
Editor:
Ravianto
Tribun Jabar/ Firman Wijaksana
Engkar (kiri) dan Yeni warga Desa Panyindangan, Kecamatan Cisompet menunjukkan domba yang dipakai untuk membayar biaya penggantian kWh meter ke petugas PLN, Rabu (26/8/2020).
Yeni mengaku tak mempunyai uang untuk membayar penggantian KwH meter.
Alhasil, Yeni harus mengorbankan domba peliharaan satu-satunya untuk membayar KwH sebesar Rp 450 ribu.
"Kejadiannya sudah beberapa bulan lalu. Listrik di rumah ada masalah. Saya lalu minta ke petugas PLN yang dulu masang listrik untuk dicek," kata Yeni.
Menurutnya, petugas yang memeriksa menyebut jika KwH meter di rumah Yeni harus diganti karena sudah rusak.
Ia dan suami, Engkar (50) sepakat untuk mengganti KwH meter.
Saat petugas datang, Yeni terkejut karena petugas PLN meminta biaya penggantian KwH sebesar Rp 450 ribu.
Yeni mengaku bingung karena sama sekali tak mempunyai uang.
• BLT Rp 600 Ribu Dinilai Tidak Tepat Sasaran, Dewan: Gaji di Bawah Rp 5 Juta Itu Besar
Berita Terkait