MPLS di Jabar
Senangnya Siswa Baru SMAN 2 Indramayu Bisa Kembali ke Sekolah, Saking Semangat Berangkat Lebih Awal
Momen kembali ke sekolah dialami sejumlah siswa. Ini perasaan mereka bisa melihat dan menginjak lagi lingkungan sekolah.
"Sebab, bagaimana pun, tujuan ini kan untuk keselamatan kita semua. Justru kalau memaksa untuk berkumpul di sekolah, bukan enggak mungkin ada potensi penularan Covid, yang kita tidak tahu dari siapa tertularnya, ujar Agus saat ditemui di rumahnya di kawasan Riung Bandung.
Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Dedi Supandi, mengatakan kegiatan MPLS hari pertama jenjang pendidikan SMA/SMK di Jabar diikuti oleh 245.547 peserta didik baru.
Dedi mengatakan, kegiatan MPLS 2020 ini terpaksa digelar secara daring karena situasi pandemi yang masih belum berakhir.
Namun, ke depan, kondisi dan situasi ini akan menjadi sebuah cerita yang mungkin hanya akan dirasakan para siswa baru yang mengikuti MPLS tahun ini.
Kadisdik mengatakan, bagaimanapun keselamatan para anak didik menjadi hal utama yang harus dikedepankan.
"Oleh karena itu, baik satuan pendidikan yang berada di zona hijau, yang nantinya sudah akan melakukan kegiatan belajar secara tatap muka, maupun sekolah yang berada di luar zona hijau dan belum membuka kegiatan belajar di kelas secara langsung, upaya ini semata demi keselamatan anak didik kita bersama. Oleh karena itu protokol kesehatan harus terus dikedepankan dalam setiap penyelenggaraan pendidikan," ujar Dedi.
Dedi juga meminta semua pihak untuk memastikan penyelenggaraan MPLS terbebas dari berbagai bentuk kekerasan.
"Kita semua berbudaya Jawa Barat, jadi kita harus mempunyai strategi pendidikan berkarakter yang mengedapankan budaya lokal Jawa Barat. Untuk itu bagi seluruh penyelenggara dan peserta didik baru selamat melakasanakan MPLS 2020 sebaik mungkin," katanya. (handhika rahman/cipta permana)
• Intip Apartemen Artis FTV Hana Hanifah, Menjerit ketika Benda Ini Ditemukan di Lemari
• Ridwan Kamil Heran Sekolah di Luar Zona Hijau Nekat Gelar MPLS tatap muka, Itu Adalah Pelanggaran!