Breaking News:

Hadapi Kondisi Adaptasi Kebiasaan Baru Agar Tidak Sters, Dosen STIKep PPNI Jabar Memberikan Tips Ini

Stres, perasaan cemas bahkan sampai depresi menghinggapi banyak orang akibat pandemi Covid-19. Hampir seluruh negara terpapar virus korona

Penulis: Kemal Setia Permana | Editor: Dedy Herdiana
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Dosen Departemen Keperawatan Jiwa STIKep PPNI Jawa Barat, Masdum Ibrahim. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Stres, perasaan cemas bahkan sampai depresi menghinggapi banyak orang akibat pandemi Covid-19.

Hampir seluruh negara terpapar virus corona yang sampai hari ini belum ditemukan vaksin atau pun obatnya.

Hal ini berdampak terhadap seluruh aspek kehidupan sehari-hari baik saat ini maupun paska-pandemi Covid-19.

VIDEO-Ratusan Narapidana Tak Bisa Dibesuk Saat Pandemi Covid-19, Lapas Sumedang Sediakan Video Call

Hal ini diungkapkan oleh Dosen Departemen Keperawatan Jiwa STIKep PPNI Jawa Barat, Masdum Ibrahim.

Menurut Masdum beberapa hasil survey dan penelitian menunjukkan bahwa kewaspadaan juga harus ditingkatkan paska-pandemi.

Menurutnya, ketidaksiapan masih menyelimuti kondisi normal baru dimana orang masih belum mampu berdaptasi dan penuh dalam ketidakberdayaan.

"Pandemi Covid-19 merupakan bencana non alam yang semua negara masih mencari formulasi yang tepat untuk mengatasinya. Kondisi pandemi ini merupakan stresor psikososial yang dialami yang setiap orang," tutur Masdum kepada Tribunjabar.id, Senin (29/6/2020).

VIDEO-Pengrajin Seni Subang, Yusef Mandiri Terpuruk di Masa Pandemi Covid-19 Tak Ada Perhatian Pemda

Menurut Masdum, kesimpangsiuran informasi yang beredar menyebabkan otak mengeluarkan hormon stres 'kortisol' yang mampu memicu seseorang untuk mengalami kecemasan, stres bahkan depresi.

Kortisol juga dapat menyebabkan efek pada berbagai organ tubuh / reaksi psikosimatis seperti jantung berdebar-debar, nafas cepat, sering berkemih, masalah pada sistem pencernaan dan pusing /sakit kepala.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved