Mengenal Jamur Enoki, Kaya Manfaat dan Bentuknya Unik, Kini Dikaitkan dengan Wabah Listeria

Adapun listeria merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes.

Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Unsplash.com, Nathalie Jolie @visucy
Jamur enoki. 

TRIBUNJABAR.ID - Jamur enoki jadi perbincangan seharian ini, Kamis (25/6/2020).

Hal itu lantaran jamur tersebut dikaitkan dengan munculnya wabah listeria.

Adapun listeria merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes.

Saat menyantap makanan yang terkontaminasi bakteri tersebut, orang bisa terkena listeria.

Menurut Alodokter.com, gejala yang umumnya terjadi saat seseorang terkena listeria adalah mual, diare, demam, hingga nyeri otot.

Beberapa orang percaya, jamur enoki yang tak tercemar bakteri itu sebenarnya memiliki banyak manfaat.

Di Indonesia, jamur enoki memang tak sepopuler jamur kancing.

Menurut Kompas.com, Jepang lah yang pertama kali membudidayakan jamur enoki.

Jamur itu dibudidayakan di lingkungan gelap yang kaya akan karbon dioksida, supaya batangnya berbentuk panjang, tipis, dan putih.

Enoki telah tumbuh di alam liar terutama di kawasan Asia Timur dan Amerika Utara sejak 800 SM.

Adapun pada zaman dulu, jamur tersebut digunakan untuk menjaga tekanan darah, mengatasi gangguan perut, hingga kesehatan organ hati.

Uniknya Rasa Kulat Pelawan dalam Soup Mushroom, Jamur Termahal di Indonesia

Jamur itu tumbuh berkelompok pada batang pohon seperti pohon hackberry, kesemek, hingga mulberry.

Di beberapa negara, jamur enoki dikenal dengan sebutan yang beragam.

Sebutan di antaranya enokitake, velvet foot, golden needle, lily mushroom, enoko-take, jingu (di China), nam kim cham (Vietnam), dan paengi beoseot (Korea).

Bagi Anda penggemar shabu-shabu atau hot pot, pasti mengenal jamur enoki.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved