Uniknya Rasa Kulat Pelawan dalam Soup Mushroom, Jamur Termahal di Indonesia

jamur kulat pelawan adalah jenis jamur yang berasal dari Pulau Bangka. Jamur ini adalah jenis jamur termahal yang ada di Indonesia lho.

Uniknya Rasa Kulat Pelawan dalam Soup Mushroom, Jamur Termahal di Indonesia
Tribun Jabar/Putri Puspita Nilawati
Menu soup mushroom veloute di Intercontinental. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Cuaca Bandung yang tidak menentu antara panas terik dan hujan tentunya membuat kondisi badan menjadi tidak stabil.

Makanan yang hangat dan lembut bisa menjadi pilihan Anda untuk saat cuaca tak menentu seperti itu.

Chef de Party InterContinental, Arveryzki Amril menyarankan untuk menikmati menu soup mushroom veloute.

Arveryzki mengatakan saus veloute terbuat dari kaldu bening dari ayam, ikan, atau sapi yang kemudian dimasak kental dengan campuran mentega dan tepung terigu.

Menariknya adalah jamur yang digunakan oleh Chef Arveryzki adalah jenis jamur porcini dan kulat pelawan.

Jamur porcini memiliki tekstur yang tebal dan enak, jamur jenis ini dijuluki sebagai raja jamur Italia.

Nasi Liwet Besek Udang Belacan, Kuliner Otentik Indonesia Ada di Bandung

Nikmatnya Kuliner Cita Rasa Khas Sunda Buhun di Warung Ayakan Kota Bandung

Sementara jamur kulat pelawan adalah jenis jamur yang berasal dari Pulau Bangka. Jamur ini adalah jenis jamur termahal yang ada di Indonesia lho.

Satu kilogram jamur kulat pelawan ini bisa dibeli dengan harga Rp 1,4 juta hingga Rp 2 juta.

Jamur ini biasa dijual dalam kondisi kering dengan daging kulat berubah menjadi kecokelatan.

Untuk mengonsumsinya, kulat pelawan kering perlu direndam dalam air semalaman sebelum siap dimasak.

"Rasa dari kulat pelawan ini lebih smoky, teksturnya tidak jauh beda dengan porcini yang meaty dan natural," ucap Arveryzki, di InterContinental, Jalan Bukit Pakar, beberapa waktu lalu.

Ketika dicicipi, sajian soup mushroom yang bentuknya hampir sama dengan sajian creamy soup pada umumnya ini ternyata memang punya rasa yang berbeda.

Ada rasa asap di setiap satu satu sendok soup yang masuk di lidah, padahal proses pembuatan soup mushroom ini dibuat tanpa ada proses pengasapan.

Sebagai penambah rasa, soup mushroom ini juga ditambahkan brandy dan truffle oil atau minyak zaitun.

Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved