Breaking News:

Pedoman Pelaksanaan Kurban Saat Pandemi Covid-19, Wajib Ada Fasilitas Cuci Tangan dan APD

Iduladha tak lama lagi akan dirayakan umat muslim Indonesia. Pemotongan hewan kurban hingga proses pembagian dagingnya menjadi perhatian.

Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
ILUSTRASI - Sapi yang disembelih pada Iduladha di Desa Bodelor, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Minggu (11/8/2019). 

TRIBUNJABAR.ID - Iduladha tak lama lagi akan dirayakan umat muslim Indonesia. Pemotongan hewan kurban hingga proses pembagian dagingnya menjadi perhatian.

Sebab Indonesia masih mengalami wabah Covid-19.

Bagaimana pelaksanaan pemotongan hewan kurban di tengah pandemi Covid-19?

Dalam Surat Edaran Kementerian Pertanian Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Nomor 0008/SE.PK.320/F/06/2020 yang diterima Tribunjabar.id, dijelaskan tata cara pelaksanaan kurban saat pandemi Covid-19.

Pedoman tersebut membagi tata cara dalam beberapa sektor yakni penjualan hewan kurban dan pemotongan hewan kurban.

Berikut ini perinciannya:

Panitia Kurban DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya sedang memotong dan mengemasi daging kurban sebelum dibagikan, Senin (12/8/2019).
Panitia Kurban DKM Masjid Agung Kota Tasikmalaya sedang memotong dan mengemasi daging kurban sebelum dibagikan, Senin (12/8/2019). (Tribun Jabar/Isep Heri)

1. Penjualan Hewan Kurban

a. Jaga jarak fisik (physical distancing)

1) Penjual hewan kurban dilakukan di tempat yang telah mendapat izin dari bupati atau wali kota

2) Penjualan hewan kurban dioptimalkan dengan memanfaatkan teknologi daring atau dikoordinasi oleh panitia (Dewan Kemakmuran Masjid, Badan Amil Zakat Nasional, Lembaga Amil Zakat Nasional atau organisasi/lembaga amil zakat lainnya)

Halaman
1234
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi
Editor: Giri
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved