Guru Honorer di Garut Kecewa Berat dan Pasrah karena Bank Penyalur Bantuan Pemerintah Tutup

Sejumlah guru honorer kecewa karena bantuan dari Pemkab Garut sebesar Rp 500 ribu belum bisa dicairkan.

Tribunjabar.id/Kisdiantoro
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sejumlah guru honorer kecewa karena bantuan dari Pemkab Garut sebesar Rp 500 ribu belum bisa dicairkan. Padahal mereka sudah menunggu di bank dari pagi hingga sore untuk pencairan bantuan.

"Kemarin dari pagi sudah antre di bjb Pengkolan. Eh pas siang, katanya belum bisa diambil," ujar seorang guru honorer SD di Kecamatan Garut Kota, sebut saja Ajeng (30), Kamis (21/5/2020).

Uang bantuan itu niatnya akan dipakai Ajeng untuk kebutuhan sehari-hari. Pasalnya selama dua bulan ini, ia belum mendapat upah dari sekolah.

"Kata pihak bank, nanti cairnya paling setelah Lebaran. Soalnya kemarin hari terakhir bank buka," katanya dengan nada kecewa.

Ia masih berharap, uang bantuan dari pemerintah itu bisa segera masuk ke rekeningnya. Jika baru bisa dicairkan setelah Lebaran, Ajeng hanya bisa pasrah.

Duh, Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Kota Tasikmalaya Terus Melonjak, Hari Ini Tambah 5 Orang

"Ya, mau bagaimana, paling mau pinjam uang dulu. Soalnya sudah menipis uang yang saya punya," ucapnya.

Kepala Dinas Pendidikan Garut, Totong, menyebut pencarian bantuan mulai dilakukan pada Rabu (20/5/2020). Kemungkinan pihak bank kesulitan menyalurkan bantuan karena waktu yang mepet.

Ezechiel NDouassel Bisa Saja Lewati Capaian Sutiono Lamso Jika Bertahan di Persib

"Terakhir bank hari kemarin buka. Padahal sudah disebar ke semua unit dan kantor pusat. Tapi tetap belum bisa semua tersalurkan," ucap Totong

ASN Kabupaten Bandung dan 2 Temannya Diamankan Polisi di Check Point Derwati, Bawa Sabu-sabu

Totong menambahkan, sangat sulit untuk menyalurkan bantuan bagi 17.370 guru honorer dalam waktu satu hari. Namun ia menjamin, guru honorer yang sudah masuk daftar penerima akan mendapatkan bantuan dari pemerintah. (*)

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved