Jeritan Ojol di Kuningan Sulit Bisa Tupo, Giliran Ada Orderan Food Ternyata Restonya Tutup
Pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Kuningan sangat terimbas pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dimulai Rabu (6/5/2020).
Laporan Kontributor Kuningan,Ahmad Ripai
TRIBUNJABAR.ID, KUNINGAN – Pengemudi ojek online (ojol) di Kabupaten Kuningan sangat terimbas pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dimulai Rabu (6/5/2020).
“Pas PSBB makin sulit untuk dapat tupo (tutup poin),” ujar seorang pengemudi ojol, Salim, saat ditemui bersama rekannya di kawasan Pos Polisi Citamba Kuningan, Kamis (7/5/2020).
Padahal sebelum PSBB, Kuningan telah memberlakukan karantina wilayah parsial (KWP). “Saat KWP saja orderan terbilang susah. Apalagi begini (PSBB),” katanya.
Dalam PSBB, kata dia, memang mengetahui persis aturan main dalam beroperasi. “Tidak boleh bawa penumpang, hanya bisa menerima orderan pesan makanan (food) dan antar barang saja,” ujarnya.
Ketetuan tersebut tentu diatur operator dalam apliksi yang digunakan driver online.
Sayang, tetap saja ada kendala ketika ada pesanan masuk. “Pihak resto atau rumah makan sebagai lokasi tujuan pemesanan malah tutup. Kan otomatis kena cancel dari pemesan,” ujarnya.
Perbandingan antara KWP dan PSBB, lanjut Salim, tentu ini jauh berbeda. “Terutama masalah pendapatan,” katanya.
Saat masih berstatus KWP, Salim bisa tutup poin alias dapat bonus. "Kemudian pemasukan seminggu bisa mencapai Rp 101 ribu. Untuk sekarang bisa lihat aplikasi saya, nih,” ujarnya.
Mengenai bantuan semasa wabah melanda, Salim mengaku pernah menerima bantuan voucher melalui aplikasinya. “Ada voucher belanja untuk kebutuhan seketika,” katanya.
• Ketua Saber Pungli Kuningan Persilakan Masyarakat Laporkan Kecurangan Bantuan Sosial Pemerintah
Dalam kondisi seperti ini, dia berharap ada perhatian khusus dari pemerintah. “Kalau untuk makan mah enggak bisa begitu. Kan, harus tetap terpenuhui,” kata Salim yang sudah berkeluarga.
Masih di tempat sama, Anton, seorang juru parkir juga merasakan kesulitan dalam memenuhi hajat hidup keluarganya.
• Resep Simpel Kue Kering Putri Salju untuk Parcel Idulfitri, Ini Tips Jitu Agar Kue Renyah
“Pendapat yang biasanya sehari sampai Rp 100 ribu, kini hanya terbagi Rp 20 ribu,” ujar Anton yang biasa tugas di Toko Modern Kuningan Kota. (*)
• PSBB Hari Kedua di Ciamis, Kapolres dan Dandim Datangi Pasar Subuh dan Pasar Manis